Liga 2 Indonesia
Bermodal Nekat, Rian Sukses Jadi Bintang Lapangan di Babel United FC
Kapten Babel United FC sekaligus putra daerah asal Bangka Belitung, Rian Miziar mengaku bisa sukses karena modal nekat.
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM-- Kapten Babel United FC sekaligus putra daerah asal Bangka Belitung, Rian Miziar mengaku bisa sukses karena modal nekat.
Rian Miziar sebelum sukses seperti saat ini, pernah mengelitu dunia sepak bola dengan mengikuti U15 Bangka Tengah. Selain itu Rian Miziar juga sempat bergabung dengan Persipas, dan sempat bermain turnamen sepak bola di Sungailiat.
Berawal dari turnamen tersebut Rian Miziar ternyata mendapat ajakan dari Arjuna, yang merupakan pelatih Kiper Pelita Jaya untuk mengikuti seleksi Pelita Jaya.
Putra daerah kelahiran Puput ,13 Oktober 1990 mengungkapkan mengikuti seleksi dengan modal nekat. Saat itu hanya Rian Miziar putra Bangka Belitung yang mengikuti seleksi tersebut.
"Saya pergi ke Jakarta dengan modal nekat karena hari pertama itu ada tiga ribu peserta. Jadi karena mental kampung ni sempat lah mikir mending aku pulang bai lah, tidak mungkin dapet. Liat orang ada temennya, sementara aku ini dari Bangka cuma sendiri," ungkap Rian Miziar kepada bangkapos.com, Jumat (19/9/2019).
Berkat modal nekatnya dan bantuan sang senior yaitu Riski Novriansyah akhitnya Rian bisa bergabung dengan Pelita Jaya.
"Aku di Pelita Jaya pada musim pertama langsung juara ISL U21, tapi tahun kedua itu cidera parah tapi tetep dikontrak Pelita Jaya. Tiga musim di Pelita Jaya, saya pindah ke Barito Putera dan Alhamdulillah juara lalu promosi, lalu musim depannya pindah ke Karawang, pindah lagi ke Serang, dan pindah lagi ke Persita Tangerang selama tiga musim," tutur Rian saat menceritakan pengalamannya.
Setelah malang melintang di beberapa klub sepakbola, akhirnya Rian pun mendapat tawaran untuk bergabung dengan Babel United FC.
Namun saat itu Rian tak langsung begitu saja, untuk setuju bergabung dengan Babel United FC. Keraguan saat itu muncul di benak Rian, karena merasa bimbang dengan progres Babel United FC.
"Awalnya saya ragu masuk ke Babel United FC karena selama ini yang aku tahukan Bangka itu kan agak kurang dan cuma mementingkan satu sisi sehingga butuh waktu pertimbangan yang lama lah untuk bergabung," ungkapnya.
Saat keraguan inilah muncul jiwa besar dari Rian Miziar, yaitu dirinya mau bergabung dengan Babel United FC satu diantaranya karena faktor kemajuan sepakbola daerah.
"Sebenarnya sekarang ini bukan untuk aku pribadi, tapi ini untuk adik-adik kita kalau kita punya klub sepak bola. Tidak perlu lagi adik-adik kita nyebrang pulau nyari klub seperti kami, karena di Babel sendiri sudah ada," jelasnya.
Dengan adanya Babel United FC diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda, untuk dapat bergabung bersama untuk meningkatkan kualitas sepakbola lokal.
Babel United FC tentunya tak hanya berbicara mengenai sepak bola daerah saja. Banyak bidang lain yang ikut terangkat dengan adanya Babel United FC, seperti kuliner dan pariwisata di Bangka Belitung.
"Kurasa dengan adanya Babel United FC semarak sepak bola kita lebih maju. Sekarang ada wadah Babel United FC jadi mari sekarang kita support terus Babel United FC. Semakin besar target maka semakin besar tuntutan, ku berharap dengan segala pengalaman bisa ku bawa ke Babel United FC," kata Rian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rian-kiper-babel-united.jpg)