Berita Pangkalpinang

Bandara H.AS Hanandjoeddin Resmi Dikelola AP II, Rp 559,9 Miliar Disiapkan

Bandara H.AS Hanandjoeddin, Belitung, saat ini resmi dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP2).

Bandara H.AS Hanandjoeddin Resmi Dikelola AP II, Rp 559,9 Miliar Disiapkan
Bangka Pos/Ibnu Taufik Juwariyanto
Calon penumpang NAM Air rute Tanjungpandan-Pangkalpinang mengantre uang kompensasi di loket Bandara Hanandjoeddin Belitung, Senin (11/3/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Bandara H.AS Hanandjoeddin, Belitung, saat ini resmi dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP2). Pengelolaan tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara (BMN) Pada Bandar Udara Kelas I HAS Hanandjoeddin dan Fatmawati Soekarno yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti dan President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Bangka Belitung Tajuddin mengatakan, selama ini H.AS Hanandjoeddin di bawah pengelolaah UPT Kemenhub. Namun, untuk percepetan pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara maka Kemenhub menggandeng AP II.

"Ini supaya terjadi percepatan pembangunan fasilitas bandara, baik sisi darat maupun udaranya," kata Tajuddin.

Dia mengatakan, percepatan pembangunan Bandara H.AS. Hanandjoeddin diperlukan karena Belitung memiliki wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan AP II bisa segera menggelontorkan investasi peningkatan terminal penumpang hingga perpanjangan landasan.

Tajuddin mengatakan AP II juga telah berkomitmen untuk investasi pengembangan bandara ini. "Dengan demikian diharapkan H.AS Hanandjoeddin itu cepat berkembang dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, karena bandara itu sudah bandara internasional," ujar Tajuddin.

Berdasarkan rilis pers dari Kemenhub, PT Angkasa Pura II (Persero) kembali mendapat kepercayaan mengelola bandara milik pemerintah. Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan secara resmi memberi mandat pengelolaan Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung) dan Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu) ke Angkasa Pura II.

Mandat tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Negara (BMN) Pada Bandar Udara Kelas I HAS Hanandjoeddin dan Fatmawati Soekarno yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti dan President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Minggu (13/10/2019). Kemarin, melalui skema yang sama yakni KSP Barang Milik Negara, Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub juga menyerahkan pengelolaan Bandara Radin Inten II (Lampung) ke Angkasa Pura II.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan dengan diserahkannya secara resmi pengelolaan tiga bandara ini maka Angkasa Pura II sekarang mengelola 19 bandara.

“Hari ini merupakan bagian dari sejarah bagi Angkasa Pura II karena portofolio pengelolaan bandara kami bertambah menjadi 19 bandara setelah mendapat tambahan 3 bandara melalui skema KSP Barang Milik Negara pada tahun ini," kata dia sebagaimana dikutip dari rilis tersebut.

“Tentu tidak hanya pengelolaan bandara yang kami lakukan di 3 bandara tambahan itu, tetapi juga optimalisasi serta pengembangan fasilitas sehingga bandara-bandara itu dapat berkontribusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian dan pariwisata setempat,” ujar Muhammad Awaluddin.

Halaman
123
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved