Rabu, 15 April 2026

Berita Pangkalpinang

Angkutan Dalam dan Luar Kota Berkurang Masuk Terminal Kampung Keramat

Usman (52) satu diantara sopir angkutan kota menuturkan terminal ini ramai selalu ada mobil yang masuk baik dari luar kota maupun dalam kota tapi tida

Penulis: Yuranda | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos.com/Yuranda
Suasana terminal kampung keramat, Selasa (5/11/2019) 

Usman (52) satu diantara sopir angkutan kota menuturkan terminal ini ramai selalu ada mobil yang masuk baik dari luar kota maupun dalam kota tapi tidak seramai beberapa tahun dulu.

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Terminal Kampung Keramat Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terpantau normal dan lancar. Terlihat dari bus luar kota dan angkutan kota terparkir rapi di terminal tersebut.

Pantauan bangkapos.com di lokasi terminal, Selasa (5/11/2019) sejumlah bus jurusan Kota Pangkalpinang - Muntok, Pangkalpinang - Parit Tiga Jebus, Pangkalpinang - Tempilang, Pangkalpinang - Kayu arang, Pangkalpinang - Sungai Selan dan Pangkalpinang - Penagan nampak sedang menunggu penumpang.

Sedangkan angkot rute terminal kampung keramat - terminal induk (pasar) tampak sibuk mencari penumpang, dengan berkeliling dan keluar masuk terminal.

Menurut Usman (52) satu diantara sopir angkutan kota menuturkan terminal ini ramai selalu ada mobil yang masuk baik dari luar kota maupun dalam kota tapi tidak seramai beberapa tahun dulu.

Ia mengisahakan sudah 36 tahun dirinya menjadi sopir terminal tak pernah sepi namun kini memang ada perbedaan.

Awal dirinya menjadi sopir terminal tersebut penuh dengan bus dan angkot. Angkot kurang lebih 120 angkot dan bus 80 bus.

"Sekarang bus hanya 30 bus sedangkan angkot hanya paling 80 angkot, untuk yang aktifnya kurang tahu. Kadang juga ada yang sepi terminal ini, " kata Usman.

Dikatakan olehnya penyebab berkurang angkutan kota atau luar kota karena zaman sudah berubah saat ini transportasi sudah berbasis online.

"Terminal ini masih difungsikan, kalau tidak berfungsi lagi. Kami tidak tau dimana kami ngetem, karena di jalan utama tidak boleh ngetem disana, "pungkasnya.

(bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved