Duel Berdarah Tetangga Gegara Ejek Istri dan Anak hingga Meregang Nyawa
Hati-hati dalam bersikap dan berucap, seperti istilah mulutmu harimaumu.Gara-gara sering mengejek tetangganya, pria bernama Diki (25) harus menahan
BANGKAPOS.COM - Hati-hati dalam bersikap dan berucap, seperti istilah mulutmu harimaumu.
Gara-gara sering mengejek tetangganya, pria bernama Diki (25) harus menahan sakit usai dibacok oleh seorang pria.
Melansir dari Tribun Solo, Anjar Widodo (35) yang merupakan tetanggaDiki, kesal usai korban diketahui kerap menghina anak dan istri pelaku.
Keduanya merupakan warga Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.
Pelaku juga telah mengakui nekat menganiaya korban dengan celurit lantaran merasa sakit hati.
Kejadian bermula ketika korban berkunjung ke rumahnya, namun entah apa yang menjadi alasannya, Diki disebut telah mengatakan sesuatu yang tak pantas.
Bahkan ucapannya tersebut dilontarkannya di depan anak bungsu pelaku yang masih berusia 2 tahun.
Naik pitam, pelaku yang mendengar ucapan Diki langsung melayangkan bogem mentah ke arah korban.
Namun saat itu, istri pelaku langsung buru-buru melerai keduanya.
Usai kejadian, usut punya usut Diki sempat membuat status di media sosial yang menyinggung perasaan pelaku.
"Dia (Diki) sempat buat status di media Sosial pribadinya yang kata-katanya menyingung perasaan saya," terang Anjar.
Merasa terhina, pelaku mendatangi rumah korban untuk meminta penjelasan, namun sayang saat itu Diki tidak ada.
Tak berselang lama, Diki rupanya justru mendatangi rumahnya dan menantang pelaku untuk berkelahi, keduanya kemudian sepakat bertemu di Talud untuk berduel.
Menurut penuturan pelaku, korban sempat memukulkan kayu balok ke arahnya, namun berhasil ditangkis.
Setelahnya, pelaku Anjar langsung menyabetkan celurit ke arah tangan kiri kiri korban dan menyebabkan Diki mengalami patah tulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pelaku-pembacokan-kepada-tetangganya-1.jpg)