Doa Saat Ada Petir Disertai Angin Kencang dan Hujan Deras
untuk umat muslim, ada panduan doa khusus seperti yang diajarkan Rasulullah ketika terjadi petir disertai hujan lebat.
BANGKAPOS.COM - Kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung hingga Desember 2019.
Meski begitu, masyarakat patut mewaspadai cuaca ekstrem yang boleh jadi sesekali datang mendera.
Selain berupaya menghindari tempat-tempat rawan sambaran petir dan angin kencang, ada upaya lain yaitu berdoa.
Dikutip dari Tribunstyle.com, untuk umat muslim, ada panduan doa khusus seperti yang diajarkan Rasulullah yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.
• Doa Saat Turun Hujan Agar Membawa Kebaikan Bukan Bencana
Berikut beberapa amalan saat hujan yang dikutip dari rumaysho.com:
Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an”
[Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)
Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”
(Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah)
• Doa Minta Hujan dan Tata Cara Sholat Istisqa, Apa Bedanya dengan Salat Id?
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan.
Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tribun-medanriski-cahyadi.jpg)