Mayat Mengapung di Muntok
Jasad Mr X Dibawa ke Rumah Sakit Siloam untuk Diotopsi, Diperkirakan Berasal dari Kepri
Jasad Mr X yang ditemukan terombang-ambing di Perairan Tanjung Besayap, dibawa Sat Polair Bangka Barat ke Rumah Sakit (RS) Siloam, Kota Pangkalpinang.
Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Dua mayat yang ditemukan berturut-turut selama dua hari sejak Jumat (22/11/2019) kemarin dan Sabtu (23/11/2019) malam di Perairan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menjadi misteri.
Sebelumnya Jumat (22/11/2019) sore kemarin ada penemuan tanpa identitas di Pantai Tembelok, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.
Namun Sabtu (23/11/2019) malam ini, sesosok jasad kembali ditemukan di Perairan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat.
Belum diketahui identitas jasad yang berhasil dievakuasi Sat Polair Polres Bangka Barat tersebut
Kedua jasad tidak memiliki identitas atau disebut Mr X.
Penemuan mayat MR X di Perairan Tanjung Besayap, Sabtu (23/11/2019) malam dibenarkan GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Rudy B Hanafiah.
Menurut Rudy, informasi penemuan mayat tersebut diketahui dirinya sekitar pukul 19.00 WIB.
"Tadi sekitar jam tujuh malam, anggota Polair meminjam dermaga ponton untuk mengevakuasi jenazah yang ditemukan di sekitar Pelabuhan Tanjungkalian," kata Rudy melalui sambungan telepon, Sabtu (23/11/2019) malam.
Sementara, pantauan Bangkapos.com mayat telah tiba di kamar jenazah RSUD Sejiran Setason. Sejumlah anggota kepolisian dan petugas kamar jenazah siaga di kamar jenazah.
Hanya Kenakan Celana Dalam
Menurut Kasat Polair Polres Bangka Barat Iptu Ferry Gunadi mewakili Kapolres AKBP M Adenan. Menurut Ferry, jasad mayat MR X yang ditemukan Sabtu (23/11/2019) malam ini, sebagian organ tubuh jasad sudah tidak utuh dan mengeluarkan bau tak sedap.
Tak ada ciri-ciri menonjol yang ditemukan pihaknya. Termasuk pakaian sekalipun. Ditubuh korban hanya ditemukan sehelai celana dalam berwarna putih.
Diprediksi, jasad Mr X telah terombang-ambing sekitar 10 hingga 15 hari.
"Tidak ada identitas apapun. Hanya yang tersisa celana dalam. Sebagian organ tubuhnya pun sudah tidak utuh. Diprediksi sudah puluhan sampai belasan hari," ungkap Ferry, Sabtu (23/11/2019) malam.
Perairan Besayap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mayat4.jpg)