Laboratorium Balai Karantina Pertanian Pangkalpinang Dinilai Ulang, Ini Hasilnya

Laboratorium Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang dinilai ulang (reassesment). Akresitasi akan habis pada Maret 2020

Laboratorium Balai Karantina Pertanian Pangkalpinang Dinilai Ulang, Ini Hasilnya
dok/humas Balai Karantina Pertanian Pangkalpinang
PLH Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang Kostan, berfoto bersama asesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan seluruh tim Laboratorium Karantina Pertanian Pangkalpinamg di Ruang Rapat, Jum'at (29/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Laboratorium Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang dinilai ulang (reassesment).

Hal ini dilakukan sebagai syarat untuk memperpanjang  status akreditasi laboratorium oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai dengan ISO/IEC 17025:2017.

Akreditasi laboratorium Karantina Pertanian Pangkalpinang akan habis pada Maret 2020. 

Lingkup pengujian ulang (reassesment) meliputi pengujian ELISA Antigen BVD, rose bengal test, angka lempeng total, identifikasi morfologi dysmicoccus brevipes dan tribolium castaneum.

Pelaksana Harian (Plh) Kostan mengatakan laboratorium merupakan  komponen penting yang berperan dalam mendukung pelaksanaan tindakan karantina khususnya pemeriksaan.

SIARAN LANGSUNG (Link), Egy Maulana Cs Siap Tantang Timnas U22 Vietnam Nanti Malam

Sebagai institusi penjamin keamanan komoditas hewan dan tumbuhan sebelum dilalulintaskan, sangat memperhatikan hasil pengujian laboratorium.

"Kepada seluruh anggota tim Karantina Pertanian Pangkalpinang yang terlibat dalam reassesment selama dua hari ini agar serius mengikutinya supaya hasilnya nanti memuaskan dan akreditasi laboratorium dapat kita pegang kembali," kata Kostan membacakan sambutan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang, seperti yang diterima bangkapos.com dalam bentuk rilis.

Pengujian ulang dilakukan tim asesor dari KAN yang terdiri dari Asesor Kepala Dewi Taliroso, Asesor Anggota Ening Wiediosari dan Utomo pada tanggal 28-29 November 2019.

Asesor Kepala dari KAN Dewi mengatakan penguujian ulang dilakukan untuk menjaga mutu pelayanan laboratorium.

Reassesment dimaksudkan untuk melihat konsistensi Laboratorium Karantina Pertanian Pangkalpinang dalam penerapan sistem manajemen mutu ISO/IEC 17025:2017 dengan melakukan penilaian ulang dari beberapa aspek diantaranya aspek teknis, mutu dan manajemen," ujar Dewi.

CURHAT Janda 20 Tahun Setelah Layani Nafsu Pacar di Semak-semak Berujung Petaka Gegara Sebut Hamil

Hasil reassesment tim asesor KAN  disampaikan secara umum laboratorium Karantina Pertanian Pangkalpinang telah melaksanakan kegiatan pengujian secara baik dan konsisten.

Semuanya sudah mengacu pada ISO/IEC 17025:2017 didukung oleh sumberdaya manusia yang kompeten, peralatan, metoda pengujian dan sarana pendukung yang memadai.

Namun demikian masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian yang perlu perbaiki dan ditindaklanjuti sesuai waktu yang telah disepakati. (*)

Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved