Heboh, Ini Fakta Tentang Ajaran Paruru Daeng Tau, Orang yang Ngaku Nabi Terakhir di Tana Toraja
Fakta-fakta Tentang Paruru, Orang yang Mengaku Nabi Terakhir di Tana Toraja
Heboh, Ini Fakta Tentang Ajaran Paruru Daeng Tau, Orang yang Ngaku Nabi Terakhir di Tana Toraja
BANGKAPOS.COM, MAKASSAR -- Pernyataan seorang pria yang mengaku sebagai nabi terakhir di dunia ini membuat warga di Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, menjadi heboh.
Adapun pria yang mengaku nabi tersebut bernama Paruru Daeng Tau.
Paruru Daeng Tau adalah warga Gowa namun menetap di Tana Toraja.
Sehari-hari ia memimpin sebuah organisasi kemasyarakatan bernama Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP).
Namun bukan soal lembaganya yang membuat warga resah sekaligus sewot.
• Nikita M Ternyata Habiskan Malam Bersama Lorenzo, Billy sampai Akui Cincin Nyai di Kamar si Pebalap
Akan tetapi pernyataannya yang megklaim dirinya sebagai nabi yang membuat warga, khususnya yang bergama Islam, protes keras.
“Dia menyebarkan ajaran sesat kepada warga. Makanya kami akan laporkan dia ke polisi,” kata Tamrin Lodo, Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Urusan Agama Kabupaten Tana Toraja.
Kasus munculnya aliran sesat di Tana Toraja ini bukan kali pertama ini saja.
Baru-baru ini di Kabupaten Gowa, polisi mengungkap keberadaan aliran aneh yang dsebarkan oleh Puang Lallang, pemimpin sebuah kelompok tarekat di Gowa.
Puang Lallang menjual lembaran kartu yang diyakini dapat membebaskan seseorang dari dosa semasa hidup.
• Luhut Emosi & Marah Besar Dituduh Anak Buah Prabowo Terlibat Proyek ini: Nanti Saya Tumbuk Mulutnya!
Kartu itu juga diyakini dapat menjadi jalan seseorang masuk surga.
Nah, yang di Tana Toraja ini, lain lagi. Meski ia tidak menjual kartu surga, namun ia mengklaim dirinya sebagai nabi terakhir di dunia.
Berikut fakta-fakta tentang ajaran yang dibawakan oleh Paruru:
1. Pernah Beraksi di Kabupaten Gowa