Berita Sungailiat

Pengangkatan 3 Staf Khusus Bupati Bangka Tidak Melanggar Aturan

Baharita menjelaskan pengangkatan tiga Staf Ahli atau Staf Khusus Bupati Bangka berdasarkan peraturan pemerintah hal itu diperbolehkan

Pengangkatan 3 Staf Khusus Bupati Bangka Tidak Melanggar Aturan
Bangkapos/Edwardi
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka, Baharita. Senin (9/12/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka, Baharita menjelaskan pengangkatan tiga Staf Ahli atau Staf Khusus Bupati Bangka berdasarkan peraturan pemerintah hal itu diperbolehkan atau tidak melanggar aturan.

Staf khusus ini juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.

"Staf khusus ini menjadi pakarnya Staf Ahli Bupati yang tugasnya membantu bupati dengan memberikan masukan-masukan apa saja yang harus dilakukan Bupati untuk mencapai visi misi bupati dalam menjalankan pemerintahan, apa saja hal yang kurang dia harus memberikan masukan ke bupati," kata Baharita dalam Konpers di Hotel Manunggal Sungailiat, Senin (09/12/2019).

Diungkapkan Baharita, ia sendiri pernah menjadi Staf Khusus ini saat masih di Pemkot Pangkalpinang dan sampai beberapa tahun tidak ada yang menjadi temuan BPK soal anggarannya.

"Staf khusus ini nggak ada tumpang tindih dengan tupoksi OPD lainnya, memonitoring pekerjaan yang menjadi visi misi bupati yang harus dilaksanakan dalam program prioritas pak Bupati yang harus dicapai dalam lima tahun pemerintahan," ujar Baharita.

Dicontohkannya, misalnya saat ini kematian ibu dan bayi masih tinggi maka staf khusus ini memonitoring apa penyebabnya dan memberikan masukan kepada bupati bagaimana penanganannya supaya program ini bisa berhasil dituntaskan dalam visi misi bupati.

" Staf khusus bupati ini bisa masuk memonitoring OPD manapun dalam rangka memberikan masukan ke bupati untuk mencapai visi misi bupati," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk anggaran gaji staf khusus bupati saat ini berada di anggaran Bagian Umum Setda Bangka.

"Kalau saya dulu di Pemkot Pangkalpinang, staf khusus ini berada di Bappeda, tetapi sebenarnya staf khusus bupati ini mau dicantolkan dimana nggak jadi masalah, tetapi saya menyarankan kepada para staf ahli khusus ini bila menerima honor nantinya harus mencantumkan output pekerjaan yang sudah dilakukannya supaya jangan sampai menjadi temuan BPK," jelas Baharita.

(BANGKAPOS com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved