Berita Pangkalpinang

Lulusan SMU Melanjutkan Pendidikan Keluar Daerah, Ini Kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Babel

Lulusan SMU/sederajat yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah karena faktor sarana dan prasarana yang belum maksimal hingga akreditasi

Lulusan SMU Melanjutkan Pendidikan Keluar Daerah, Ini Kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Babel
Bangkapos.com/Riki Pratama
Dede Purnama Alzulami. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dede Purnama Alzulami mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya lulusan SMU sederajat asal Bangka Belitung yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah.

Lulusan SMU/sederajat yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah karena faktor sarana dan prasarana yang belum maksimal hingga akreditasi dan program studi belum memadai.

"Kalau saya menilai banyak hal yang menyebabkan kenapa siswa kita lebih memilih kuliah diluar dari kuliah di Bangka, minimal ada beberapa catatan perlu saya sampaikan, seperti sarana dan prasarana yang harus kita akui bahwa kampus kampus, yang ada di Bangka jauh dari katagori memadai, bahkan termasuk diantaranya sebagai penunjang belajar mahasiswa, sumber daya manusia yang secara otomatis berdampak pada output mahasiswa kampus itu sendiri,"ungkap Dede Purnama kepada wartawan, Jumat (13/12/2019)

Lalu, sambungnya, keterbatasan progran study, akreditasi prodi dan institusi, bahwa kampus yang ada di daerah Kepulauan Bangka Belitung masih jauh jika dibandingkan dengan kampus yang ada didaerah lainnya.

"Perlu adanya kerjasama kesediaan penggunan lulusan perguruan tinggi, baik daerah maupun swasta, karena bisa jadi belum ada penyelusuran traser studi terhadap penggunaan lulusan, dukungan dari Pemerintah daerah intinya kampus, yang ada di Bangka harus banyak berbenah dan pemerintahan daerah baik itu Gubernur dan DPRD harus serius dalam pembangan sumber daya manusia ini,"ungkapnya.

Dimana sebeluknya, sebanyak 20 Kampus yang saat ini berdiri di Provinsi Bangka Belitung, dari banyaknya kampus tersebut, masih banyak lulusan SMA/SMK di Babel memilih untuk bersekolah keluar Bangka Belitung.

Kepala Dinas Pendidikan, Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, menjelaskan, bahwa 20 Kampus tersebar diberbagai daerah di Provinsi Bangka Belitung, yang mengajarkan berbagai mata pelajaran dan jurusan.

"Jumlah kampus di Babel sebanyak 20, namun masih banyak siswa yang lulus lebih memilih untuk belajar keluar dari Bangka Belitung, penyebabnya tidak semua Jurusan ade di perguruan tinggi Babel, sehingga mereka keluar dan juga mereka ingin kuliah di perguruan tinggi favorit, "ungkap Soleh kepada wartawan, Jumat (13/12/2019).

Selain itu, untuk pendidikan vokasi yang ada di Bangka Belitung, yang siap kerja hanya ada di Polman Bangka Belitung.

"Pendidikan vokasi yang siap kerja untuk jenjang pendidikan tinggi hanya ada di Polman, sedangkan pada jenjang pendidikan menengah di Babel ada 56 SMK dengan 36 kompetensi keahlian yang terdiri dari 6 bidang keahlian seperti, kemaritiman, agribisnis dan agrotekonologi, teknologi rekayasa, teknologi informatika, kesehatan, pekerjaan sosial, dan kepariwisataan,"tukasnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved