Advertorial
PLN Berhasil Uji Coba Pembangkit Bahan Bakar CPO
PLN Wilayah Provinsi Babel terus melakukan upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Bangka Belitung.
Penulis: iklan bangkapos | Editor: khamelia
Abdul Mukhlis menjelaskan tentang kondisi kelistrikan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung hingga tahun 2011. (Adv/cr3)
Kepala PT PLN UIW Bangka Belitung Sebut Bangka Surplus Listrik 24,91 MW dan Belitung 35,4 MW
Kepala PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung Abdul Mukhlis, mengakui kondisi kelistrikan PLN di Bangka Belitung pada tahun 2011 masih mengalami krisis listrik.
Namun saat ini pihaknya memiliki pembangkit listrik sistem Bangka dengan daya mampu 183,35 MW, beban puncak 158,44 MW, dan surpus 24,91 MW. Sedangkan untuk Belitung dengan daya mampu 79,85 MW, beban puncak 44,45, dan surpus 35,4 MW.
“Kemungkinan 2021 kita akan mengalami perubahan dan berusaha akan mengadakan pelebaran pembangkit listrik, salah satunya di Air Anyir,” kata Abdul Mukhlis saat kegiatan media gathering, Kamis (12/122019) di Bes Cinema Pangkalpinang.
Saat ini pihaknya sedang membangun gardu induk (GI) dan penyalaan listrik hampir disemua pulau berpenghuni dan juga bantuan kebutuhan lainnya.
Namun diakui Abdul Mukhlis ada beberapa kendala yang dialami oleh PT PLN.
“Ada beberapa kendala yaitu transportasi, faktor gelombang tinggi, tapi Insyaallah Januari sudah bisa di gunakan,” kata Abdul Mukhlis.
Ia mengungkapkan, PLN bekerja berdasarkan visi dan misi.
“Visi yaitu menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan dan perusahaan. Sedangkan misi yaitu menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan,” jelas Abdul Mukhlis.
Selain itu, untuk tahun 2020 rencananya akan membangun PLTS supplier listrik tenaga surya matahari yang dilengkapi dengan baterai sehingga bisa memberikan kehandalan.
“Kalau hanya PLTS, sinarnya tidak bisa diambil sehingga pembangkitnya tidak bisa mengeluarkan energi ketika matahari tidak ada. Selain itu, kita juga bisa membuat pupuk 2020 nanti dengan bahan yang sudah ada dari limbah batu bara,” ungkap Abdul Mukhlis. (adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/fdgz.jpg)