Rabu, 20 Mei 2026

Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin di Belitung Tertutup Awan dan Hujan, Peralatan BMKG Langsung Diangkat

Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC), Kamis (26/12/2019) terpantau tidak sempurna dari Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
posbelitung.co/Disa Aryandi
Pelajar dan masyarakat, Kamis (26/12/2019) menyaksikan GMC di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. 

"Jangan melihat langsung, nanti bisa merusak mata. Kami ada sediakan kacamata khusus, tapi tidak banyak," kata Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bambang Setiyo Prayitno, kamis (26/12/2019).

Edukasi

Sebelumnya, Bambang Setiyo Prayitno melakukan persentasi kepada ratusan pelajar dan warga di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk,Kabupaten  Belitung.

Persentasi tersebut dilakukan sebagai bentuk edukasi sebelum pelajar dan masyarakat melakukan pengamatan bersama terhadap Gerhana Matahari Cincin (GMC).

"Kenapa hari ini, karena bulan mulai melintas menghalangi sinar matahari (bulan melintas di atas Indonesia) dan waktunya kontak pertama di mulai pukul 10.41 WIB," jelas Bambang.

Suasana pengamatan bersama Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung
Suasana pengamatan bersama Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Namun, kata Bambang untuk di Belitung ini fenomena tersebut tidak terjadi sepenuhnya atau 100 persen, sehingga hanya bisa di saksikan sebagian saja.

"Jadi tidak berbentuk cincin nanti nya, jadi di sebut hanya gerhana sebagaian dan mudah - mudahan tidak ada awan, cuaca mendukung, agar bisa di saksikan," kata Bambang.

Puncak dari GMC tersebut, pukul 12.33 WIB dan akan berakhir pada pukul 14.00 WIB. Namun kontak pertama terjadinya GMC itu, pukul 10.41 WIB.

Apa Itu Gerhana Matahari Cincin?

Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Fenomena yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan ini terjadi pada saat fase bulan baru.

Adapun Gerhana Bulan terjadi ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan dan terjadi pada saat fase purnama.

Baik Gerhana Matahari maupun Gerhana Bulan, peristiwanya dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi.

Wisatawan asal Inggris Nick Bishop bersama istri dan anaknya, saat berkunjung ke Pantai Terentang Bangka Tengah untuk melihat gerhana matahari cincin. Kamis (26/12/2019).
Wisatawan asal Inggris Nick Bishop bersama istri dan anaknya, saat berkunjung ke Pantai Terentang Bangka Tengah untuk melihat gerhana matahari cincin. Kamis (26/12/2019). (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Dikutip dari Wikipedia dan situs BMKG, berdasarkan cara tertutupnya matahari, terdapat empat jenis gerhana matahari yaitu, Gerhana Matahari Total, Gerhana Matahari Cincin, Gerhana Matahari Sebagian, dan Gerhana Matahari Hibrida/Campuran.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved