BACAAN Doa Saat Banjir Bandang, Dibaca Rasulullah Agar Hujan Tak Merusak
Selain melakukan tindakan penanggulangan agar air surut, ada baiknya juga jika masyarakat membaca doa saat banjir bandang datang.
BANGKAPOS.COM - Air mulai rendam sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada awal Tahun Baru 2020, berikut doa saat banjir bandang!
Hujan deras mengguyur daerah Jakarta dan sekitarnya sejak hari Selasa (31/12/2019) kemarin.
Akibatnya, sejumlah wilayah pun terendam banjir.
Mulai dari Jakarta Barat, Selatan, Pusat, hingga Timur terendam air dengan tinggi rata-rata 30-40 sentimeter.
Bahkan, banjir juga turut melanda wilayah Bekasi.
Selain melakukan tindakan penanggulangan agar air surut, ada baiknya juga jika masyarakat membaca doa saat banjir bandang datang.
Bacaan doa ketika banjir bandang atau hujan deras ini adalah permohonanan kepada Allah SWT agar hujan yang turun ke bumi tidak membawa petaka atau segera berhenti.
Bacaan doa ketika banjir atau hujan deras yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW, sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
(Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa. Allahumma ‘alal aakaami wadz dzirabi wa buthuunil awdiyati wa manabitis syajari)
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami. Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”
Dikutip dari laman muslim.or.id, bacaan doa tersebut di atas disebutkan dalam hadist Anas bin Makik.
Disebutkan, ketika hujan tak kunjung berhenti dalam sepekan, Nabi Muhammad SAW memohon kepada Allah SWT agar cuaca kembali cerah.
Kemudian Nabi Muhammad SAW membaca doa tersebut di atas.
Atau untuk ringkasnya membaca:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/berdoa-di-malam-nisfu-syakban.jpg)