Kamis, 9 April 2026

Ustaz Khalid Basalamah Beberkan 3 Cara Pengobatan Sembuhkan Beragam Jenis Penyakit

Karena sesungguhnya suatu penyakit disembuhkan itu hanya dengan berusaha dan ada kesembuhan itu terdapat ada tiga sebagaimana yang disebutkan ...

Penulis: Dedy Purwadi |

BANGKAPOS.COM--Tidak ada penyakit yang Allah turunkan itu bersama kesembuhan, maka carilah obat dan berihktiar. Karena sesungguhnya suatu penyakit disembuhkan itu hanya dengan berusaha dan ada kesembuhan itu terdapat ada tiga sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنْ الْكَيِّ

“Terapi pengobatan itu ada tiga cara, yaitu; berbekam, minum madu, dan kay (menempelkan besi panas pada daerah yang terluka). Adapu aku melarang ummatku berobat dengan kay.”

Berikut pengobatan penyakit yang bisa kamu lakukan terdapat 3 cara yaitu:

1. Pengobatan dengan Madu

Al-Quran dan Hadis, madu sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan sekaligus sebagai menjalankan sunah Nabi Muhammad SAW dan terutama madu yang asli dapat menyembuhkan manusia dari penyakit.
Kebiasaan Nabi mengkonsumsi madu di pagi hari ternyata berkaitan dengan soal pencernaan, yakni mencegah penyakit maag.

“Pada pagi hari perut kosong karena Nabi makan malam ringan sekitar jam delapan malam.
Lebih dari 1.400 tahun yang lalu, Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAW bahwa madu dapat menyembuhkan manusia dari berbagai macam penyakit. Madu digambarkan di dalam Al-Quran sebagai sumber penyembuhan:

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,’ kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).

Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (Quran Surat An-Nahl Ayat 68-69)

2. Pengobatan dengan Bekam
adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia.

Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok dari bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Kemudian yang paling afdol kalau untuk menjaga kesehatan supaya menjalankan bekam rutin setiap 1 bulan sekali, dan tepatnya pada tanggal 17, 19 dan 21 atau boleh dilakukan tanggal berapa saja," jelas ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya.

Berbekam sangat pula dapat meringankan otot yang kaku dan mempertajam pandangan mata orang yang di bekam, penetral ketegangan emosi seseorang kemudian perintah berbekam sendiri menurut kisah dari Abdullah bin Mas'ud adalah anjuran dari para malaikat ketika Muhammad sedang Mi'raj ke Sidrat al-Muntaha.

Adapun Waktu yang paling ideal untuk melakukan hijamah adalah sebagai berikut:

  • Siklus jam: rentang ± 3 jam sesudah makan
  • Siklus harian: antara jam 8.00–10.00 atau jam 13.00–15.00
  • Siklus mingguan: Senin, Selasa dan Kamis
  • Siklus bulanan: tanggal 17, 19, 21 dari bulan Qomariyah
  • Siklus tahunan: bulan Sya’ban.

Kemudian ada pula pendapat yang menyatakan bahwa berbekam bisa dilakukan kapan saja, ketika darah sudah tidak normal, kebiasaan ini dilakukan oleh Imam Ahmad bin Hambal.

Termasuk pengobatan dengan Habbatussauda, karena dari berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan manfaat pengobatan yang dimiliki habbatussauda. Di antaranya untuk membantu pengobatan diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan kanker.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved