Berita Bangka Tengah
Awas Bahaya Narkoba! Bisa Berakhir di Jeruji Besi dan Gila
Bupati Bangka Tengah (Bateng) Ibnu Saleh bersama Milenial Bangka Tengah Keadilan (MBK) menyambangi SMKN 1 Koba, guna mensosialisasikan hukum
Awas Bahaya Narkoba! Bisa Berakhir di Jeruji Besi dan Gila
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka Tengah (Bateng) Ibnu Saleh bersama Milenial Bangka Tengah Keadilan (MBK) menyambangi SMKN 1 Koba, guna mensosialisasikan hukum dan bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pelajar.
Pada kesempatan ini ia mengingatkan para pelajar jangan sekali-sekali mencoba konsumsi obat-obatan terlarang, mulai dari pil ekstasi, ganja hingga sabu-sabu.
Menurutnya, penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan dan masa depan para pelajar semua. Termasuk gangguan kejiwaan.
"Sudah banyak contohnya, orang yang menyalahgunakan narkoba bisa menjadi gila, ada yang stroke, yang ujung-ujungnya menyusahkan banyak orang, jangan coba-coba ya,"ungkap Ibnu, Jumat (17/1/2020) dihadapan pelajar.
Ia juga mengatakan, dampak negatif lain dari kecanduan obat terlarang adalah sebisa mungkin mendapatkan uang untuk membeli barang haram tersebut, dan kalau sudah kepepet bukan tidak mungkin akan melakukan tindak pencurian.
"Tahu kan kalau mencuri itu tindak pidana dan bisa diproses hukum, jangan sampai gara-gara mau beli obat-obatan terlarang tersebut sampai mencuri, bisa berakhir di jeruji besi. Ingat dosa, ingat orang tua yang menaruh harapan besar kepada kalian untuk menjadi orang sukses," tegas Ibnu.
Orang nomor satu di Bateng tersebut juga mengatakan bahwa tidak ada ampun bagi siapapun yang memiliki, mengkonsumsi, atau yang mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut akan berakhir di jeruji besi
Oleh karena itu ia meminta agar para pelajar fokus untuk belajar, menjauhi hal-hal negatif, dan ikut melaporkan jika ada peredaran barang haram tersebut baik kepada guru maupun kepolisian.
Ketua MBK, Dairi alias Sodoy mengatakan, SMKN 1 Koba merupakan tempat pertama dalam sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika.
Ia berharap agar kedepan pihaknya dapat menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba dan hukum secara rutin ke masyarakat dan sekolah-sekolah bekerja sama dengan Pemkab Bateng, Pemdes dan pihak sekolah.
"Secara kontinu kami akan datang ke desa-desa dan sekolah dengan harapan semua elemen masyarakat mengetahui bahaya narkotika dan hukum jika menyalahgunakan barang tersebut," kata Dodoy. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sosialisasi-bahaya-narkoba.jpg)