Senin, 13 April 2026

BMKG Catat 2 Gempa Bumi Terjadi, di Wonosobo dan Banten, Baca Doa Ini Saat Terjadi Gempa

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarin Senin, 20 Januari 2020 mencatat terjadinya Gempa Bumi..

Penulis: Dedy Purwadi | Editor: Evan Saputra
Tribun Timur
Ilustrasi Gempa 

BMKG Catat 2 Gempa Bumi Terjadi di Wonosobo dan Banten, Baca Doa Ini Saat Terjadi Gempa

BANGKAPOS.COM - Kemarin pada hari Senin, 20 Januari 2020 terjadi dua gempa bumi di wilayah Indonesia dengan kekuatan Magnitudo  di wilayah Dieng,  Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah dengan kekuatan 1,4 skala richter dan gempa bumi yang terjadi di wilayah Banten, Jawa Barat dengan kekuatan magnitudo 3,7 skala richter.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarin Senin, 20 Januari 2020 mencatat terjadinya Gempa Bumi bermagnitudo 1,4 SR (Skala Richter) mengguncang Wonosobo, Jawa Tengah pada pukul 13:54:38 WIB.

BMKG mendeteksi lokasi gempa bumi berada pada kedalaman 5 km dengan Lintang Bujur di 7.25 LS, 109.91 BT.
Adapun pusat gempa itu berada di darat 12 km utara Wonosobo dengan getaran akibat gempa dirasakan (Skala MMI) I-II Dieng.
Gempa tektoknik ini dirasakan masyarakat sekitar dan merupakan jenis gempa bumi dangkal aktivitas sesar lokal.

Hingga hari ini dari informasi laman bmkg.go.id belum mencatat adanya gempa susulan (aftershock) dan belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tektonik ini.
Namun BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Gempa Banten

Berdasarkan informasi catatan dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,7  Skala Richter (SR)  pada Senin 20 Janauri 2020 mengguncang Pelabuhan Ratu dan sekitarnya pada pukul 12:55:28  WIB.

BMKG mencatat  lokasi dengan kedalaman 28 km dan berada pada titik koordinat 7.21 LS,106.03 BT dengan pusat gempa berada di laut 39 km BaratDaya Bayah.

Guncangan akibat gempa pada hari ini dirasakan pada sejumlah tempat dengan (Skala MMI) :II Cigemblong, II-III Pelabuhan Ratu, II Malingping.

Catatan
Sebagai informasi, Skala MMI (Skala Mercalli) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada 1902.

Skala MMI lalu dimodifikasi oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann pada 1931. Skala MMI terbagi menjadi 12 kategori dampak guncangan gempa bumi. Petunjuk soal dampak gempa yang dimaksudkan pada setiap kategori skala MMI adalah sebagai berikut: Skala I MMI: Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Skala IV MMI: Getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Skala V MMI: Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Skala VI MMI: Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik bisa rusak, kerusakan ringan.

Skala VII MMI: Setiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur. Cerobong asap pecah. Getaran dirasakan oleh orang yang naik kendaraan.

Skala VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen bisa roboh. Air menjadi keruh.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Tags
gempa
doa
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved