HITUNG MUNDUR, Jam Kiamat Beri Peringatan, di 2020 Menuju 100 Detik Kehancuran Dunia

Jika jarum panjang jam bergerak semakin dekat dengan angka 12, maka bumi berada dalam keadaan genting menuju kehancuran.

Editor: M Zulkodri
Bulletin of the Atomic Scientists/PA
Edmund G Brown, Mary Robinson dan Ban Ki-moon menghadiri konferensi pers di Washington DC dengan Jam Kiamat yang telah bergerak lebih dekat ke tengah malam. 

HITUNG MUNDUR, Jam Kiamat Beri Peringatan, di 2020 Menuju 100 Detik Kehancuran Dunia

BANGKAPOS.COM- Perubahan iklim, perang nuklir, percepatan teknologi, dan kepemimpinan yang tidak kompeten telah mengancam keselamatan dunia.

Hal ini dipublikasikan sebagai penelitian tentang "ancaman eksistensial buatan manusia seperti perang nuklir, perubahan iklim, dan teknologi yang mengganggu."

Dilansir dari wikipedia, jam kiamat atau Doomsday clock adalah jam simbolis yang mewakili hitung mundur berosilasi, dikelola sejak tahun 1947 oleh Science and Security Board (Dewan Ilmu Pengetahuan dan Keamanan) pada Bulletin of the Atomic Scientists di University of Chicago, Amerika Serikat.

Semakin dekat jarum jam tersebut pada tengah malam, maka diyakini pula bahwa semakin dekat bumi kita dengan kehancuran.

Mulanya, jam kiamat digunakan untuk menggambarkan ancaman perang nuklir global.

Namun sejak tahun 2007, jam tersebut juga mencerminkan adanya perubahan iklim di dunia.

Bukan hanya itu, jarum jam ini juga bergerak seiring perkembangan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu membawa bahaya bagi kehidupan manusia.

Manusia pada dasarnya akan dihancurkan oleh teknologi super canggih yang mereka buat sendiri.

Dilansir dari The Guardian, menurut para ilmuwan dan mantan pejabat AS menyebutkan bahwa risiko keruntuhan sipil dari senjata nuklir dan krisis iklim dunia saat ini sedang berada pada rekor tertinggi.

Mereka menyebut bahwa lingkungan saat ini, "sangat tidak stabil."

Mereka mengatakan, maraknya "kampanye disinformasi yang dimungkinkan oleh dunia maya" menambah ancaman bergeraknya jam kiamat.

Buletin Ilmuwan Atom mengumumkan "jam kiamat" simbolisnya telah bergerak maju ke 100 detik hingga tengah malam, yang paling dekat dengan bencana dimana para ilmuwan menilai dunia berada pada titik mana pun sejak penciptaannya pada tahun 1947, pada awal musim dingin perang.

Kisah Pilu Bocah 11 Tahun Korban Penculikan, 4 Tahun Kemudian Ditemukan Sudah Hamil oleh Pria Ini

Tengah malam dalam jarum Doomsday clock diartikan sebagai kehancuran dunia.

Jika jarum panjang jam bergerak semakin dekat dengan angka 12, maka bumi berada dalam keadaan genting menuju kehancuran.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved