Kenali Bahaya Terlalu Sering Makan Makanan Berminyak
Banyak efek buruk makanan berminyak untuk tubuh, dan tak bisa kita sepelekan.
BANGKAPOS.COM - Anda mungkin sering mengonsumsi gorengan.
Makanan berminyak tersebut memang kerap menjadi pilihan paling cepat untuk memuaskan rasa lapar.
Menggoreng makanan memang lebih praktis dari cara memasak lainnya.
Dengan demikian, makanan berminyak menjadi pilihan santapan yang hampir kita temui setiap hari.
Atau jika Anda memesan makanan dari restoran fast food, kentang goreng dan burger yang tampak lezat itu pun masuk kategori makanan berminyak.
Melansir Time, godaan makanan berminyak memang sulit ditahan, tetapi Anda perlu memperhatikan dampaknya pada kesehatan.
Banyak efek buruk makanan berminyak untuk tubuh, dan tak bisa kita sepelekan.
Catat, ini lima dampak buruk konsumsi makanan berminyak terlalu sering.
1. Membebani kerja sistem pencernaan
Ketika kita makan makanan berminyak, jumlah lemak yang terkandung dalam makanan tersebut akan membuat kerja sistem pencernaan menjadi lebih berat.
Di antara lemak, karbohidrat, dan protein, lemak merupakan unsur yang paling sulit untuk dicerna.
Untuk mencerna lemak dibutuhkan enzim dan cairan pencernaan yang dapat mengurainya sehingga dapat diserap oleh tubuh.
Sedangkan cairan-cairan pencernaan ini jumlahnya dapat berkurang karena stres, obat-obatan, dan berbagai faktor sehingga sejak awal memang kita tak memiliki banyak.
Makin besar jumlah lemak yang perlu dicerna, maka makin sulit kerja sistem pencernaan.
Bahkan situasi tersebut dapat mengakibatkan kembung, mual, dan rasa tak nyaman dari perut.
2. Memicu diare
Salah satu tanda sistem pencernaan mengalami kerja terlalu keras adalah diare.
Makanan yang dicerna, ketika terlalu banyak lemak akibat makanan berminyak, akhirnya tak dapat diolah dengan baik oleh sistem pencernaan.
Akhirnya makanan-makanan itu kembali dikeluarkan tubuh, kadang bercampur dengan minyak.
Selain itu efeknya perut pun akan terasa sakit.
3. Membunuh bakteri baik
Setiap makanan yang Anda konsumsi akan memengaruhi bakteri yang bekerja di dalam sistem pencernaan.
Jika Anda makan makanan berminyak, tak ada nutrisi menyehatkan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk situasi kondusif bagi kinerja bakteri-bakteri tersebut.
Makanan berminyak juga dapat memengaruhi kesehatan sistem imun dan tingkat hormon.
4. Menyebabkan jerawat
Menurut Pakar Diet asal Boston, Amerika Serikat, Ayla Barmmer, makanan berminyak pun memengaruhi bagian luar tubuh, yakni kulit.
Jerawat banyak dipengaruhi oleh hormon atau bakteri yang tidak seimbang.
Hormon atau bakteri yang tidak seimbang juga disebabkan oleh kondisi sistem pencernaan.
Maka, makanan pun memengaruhi timbulnya jerawat pada kulit.
Terutama makanan berminyak, makin sering Anda mengonsumsinya maka makin besar pula risiko jerawat tumbuh di wajah.
5. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes
Jika Anda hampir setiap hari mengonsumsi makanan berminyak, Anda perlu waspada.
Riset yang dilakukan peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard menemukan jika orang yang makan makanan berminyak empat sampai enam kali seminggu mengalami kenaikan risiko terserang diabetes tipe 2 hingga 39 persen.
Selain itu, risiko terserang penyakit jantung koroner juga meningkat hingga 23 persen bagi mereka yang sering makan makanan berminyak.
Makin sering mengonsumsi, maka risikonya pun makin tinggi.
Jika Anda ingin tetap sehat, mulailah batasi konsumsi makanan berminyak.
Jangan sampai kondisi tubuh terlanjur memburuk. (*)
Artikel ini telah tayang di nakita.grid.id dengan judul Sering Buka Puasa dengan Gorengan? Awas, Ini Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Makanan Berminyak!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/makanan_berminyak_gorengan.jpg)