Bangka Belitung Siaga Virus Corona
Demam di Atas 38 Derajat Dinas Kesehatan Pangkalpinang Minta Masyarakat Periksa ke Dokter
Upaya yang dilakukan Dinkes terus melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus pneumonia yang terjadi di kota Pangkalpinang.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pangkalpinang siap siaga mencegah penyebaran virus corona (2019-nCov) ke Pangkalpinang.
Upaya yang dilakukan Dinkes terus melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus pneumonia yang terjadi di kota Pangkalpinang.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Suriyanto, mengatakan, pihaknya meminta rumah sakit dan puskesmas memantau lebih ketat dan melakukan isolasi pasien dengan gejala pneumonia.
Selain itu, FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama) tersebut diminta memberi edukasi kepada pasien dan masyarakat mengenai cara penularan pneumonia.
Pihaknya telah menyebarkan surat edaran ke rumah sakit dan seluruh puskesmas untuk siaga terhadap penyakit pneumonia, yang dapat disebabkan oleh virus corona.
"Apabila demam sudah diatas 38 derajat, itu segera periksa ke faskes karena bisa jadi dicurigai terkena virus, karena suhu tubuhnya panas drastis selama lebih dari 14 hari," ucap Suriyanto, Rabu (29/1/2020).
Selain demam diatas 38 derajat, ciri lain yang patut dicurigai menurutnya yakni batuk, flu, sesak, kesulitan bernafas dan pernah kontak langsung dengan orang yang terkonfirmasi virus corona.
Meskipun di Pangkalpinang belum ada laporan penyebaran virus tersebut, namun ini kata Suriyanto perlu diantisipasi.
Dia berharap masyarakat juga tidak resah dengan penyebaran virus ini. Hanya saja, mereka perlu mengetahui edukasi mengenai virus corona.
Suriyanto mengatakan, jika lebih dari 14 hari gejala penyakit yang dialami pasien seperti disebutkannya tadi, maka perlu segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
"Masyarakat jangan resah. Memang gejala awal virus corona itu flu, tapi kalau panas tinggi lebih dari 38 derajat dan selama 14 hari tetap sama, maka itu yang patut dicuirigai. Tapi kami harap masyarakat jangan langsung menyebut itu virus corona, karena lebih baik diperiksa di rumah sakit," tuturnya. (bangkapos.com/irakurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20200129_plt-kepala-dinkes-suriyanto.jpg)