Minggu, 12 April 2026

Berita Bangka Selatan

Dinas Sosial Bangka Selatan Upayakan Segera Bantu Warga yang Terkena Dampak Angin Puting Beliung

Herman menyatakan pihaknya berupaya untuk membantu masyarakat Desa Rias yang rumahnya terkena dampak Angin Puting Beliung.

istimewa
Ilustrasi Puting Beliung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman menyatakan pihaknya berupaya untuk membantu masyarakat Desa Rias yang rumahnya terkena dampak Angin Puting Beliung.

Ketika dihubungi pada Senin, (3/2/2020) Herman menyatakan pasca terkena bencana angin Puting Beliung pihaknya telah memberikan bantuan seperti terpal dan beberapa perlengkapan lainnya kepada rumah-rumah yang terkena dampak.

Kendati demikian Herman mengakui belum dapat memberikan bantuan bahan bangunan rumah (BBR) dikarenakan memang belum ada stok yang siap disalurkan.

"Kami baru dapat memberikan bantuan berupa terpal, piring dan sebagainya karena memang belum ready stock," ujar Herman.

Selain itu, Herman juga mengimbau agar Pemerintah Desa Rias untuk melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pihaknya agar jalan keluarnya dapat ditemukan dan ditemukan solusinya.

Untuk membantu masyarakat yang terkena dampak angin Puting Beliung, Herman juga menyatakan tetap berkoordinasi dengan beberapa dinas seperti misalnya Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Selatan.

"Pada prinsipnya akan tetap kami bantu, namun kami juga meminta bantuan kepada pihak desa untuk berkoordinasi dengan baik sehingga dapat bersama-sama kita selesaikan," tukasnya.

Penampakan rumah warga di Desa Rias yang terkena Puting Beliung yang terjadi Minggu (26/1/2020) lalu.
Penampakan rumah warga di Desa Rias yang terkena Puting Beliung yang terjadi Minggu (26/1/2020) lalu. (Ist/Kades Rias)

Enam rumah warga di Dusun 1 Desa Rias menjadi korban keganasan angin puting beliung yang terjadi pada Minggu, (26/1/2020).

Musibah ini menyebabkan atap rumah warga rusak bahkan ambruk.

Kondisi rumah warga tersebut terlihat rusak dan bolong yang cukup parahnya akibat dihantam angin puting beliung.

Bahkan ada satu rumah warga yang hanya terbuat dari papan dan ditutupi dengan lembaran seng yang tampak bolong pada beberapa bagian.

Menurut pengakuan Kepala Desa Rias, A Gani Saprin yang berhasil dihubungi Bangkapos.com, pada Selasa (28/1/2020) setidaknya ada enam rumah yang dihuni oleh Hermanto, Indra, Nurdin, Supardi, Hendra dan Asiah yang mengalami kerusakan pada bagian atap.

Diakui Gani, sebelum terjadinya musibah angin puting beliung sempat terjadi hujan.

"Iya kondisinya waktu itu memang hujan lebat, kadang sedang tetapi ketika hujan mulai reda dan rintik-rintik, angin puting beliung malah menyikat enam rumah warga," ungkap Gani.

Namun menurutnya tidak semua rumah yang mengalami rusak parah, ada beberapa rumah juga hanya rusak sedang.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved