Rabu, 15 April 2026

Berita Sungailiat

13 Rumah dan 1 Kelenteng Rusak Akibat Puting Beliung di Desa Rebo, Begini Respon Bupati Bangka

Bupati Bangka Mulkan turut prihatin terkait bencana yang menerpa 14 rumah di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka, Senin (10/2/2020).

ISTIMEWA
Tampak atap rumah warga di Desa Rebo Sungailiat Bangka, Senin (10/2/2020) petang rusak disapu angin puting beliung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan turut prihatin terkait bencana yang menerpa 13 rumah dan 1 kelenteng di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka, Senin (10/2/2020).

Mulkan mengintruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti termasuk segera menyalurkan bantuan kepada korban.

"Yang pertama kami atas nama pemerintah daerah turut belasungkawa atas terjadinya musibah puting beliung yang menimpa masyarakat kita di Kabupaten Bangka," kata Bupati Bangka, Mulkan dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (10/2/2020) terkait bencana puting beliung di Desa Rebo.

Mulkan berharap para korban bencana alam ini tabah apalagi musibah itu bukanlah hal yang disengaja karena sifatnya datang dari alam.

"Semoga masyarakat kita yang terkena musibah sabar dan tabah atas kejadian musibah tersebut. Pemkab Bangka akan membantu masyarakat yang terkena musibah," katanya.

Tampak atap rumah warga di Desa Rebo Sungailiat Bangka, Senin (10/2/2020) retang rusak disapu angin puting beliung.
Tampak atap rumah warga di Desa Rebo Sungailiat Bangka, Senin (10/2/2020) retang rusak disapu angin puting beliung. (Istimewa)

Sebanyak 13 rumah warga dan 1 kelenteng di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka disapu angin puting beliung, Senin (10/2/2020).

Angin kencang disertai hujan lebat juga merusak garasi tempat ibadah, kelenteng di desa setempat.

Kepala Desa Rebo, Fendi memastikan tak ada korban jiwa pada insiden tersebut.

"Belasan atap bangunan disapu angin puting beliung. Namun tidak ada korban jiwa pada insiden ini," kata Kades Rebo, Fendi dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (10/2/2020) usia kejadian, petang ini.

Sementara itu hujan mulai turun di seputaran Kecamatan Sungailiat pukul 13.40 WIB.

Tak hanya tetesan air yang jatuh dari langit, namun angin kencang berhembus berputar ke berbagai arah. Padahal sudah beberapa pekan, daerah ini dilanda panas.

Sejumlah warga bersyukur karena akhirnya hujan turun juga. Namun sejumlah warga menjadi korban karena tak hanya hujan yang turun tapi angin atau badai ikut menerpa.

Mengenai kerugian materi yang akibat bencana alam yang dimaksud, Kades Rebo Fendi belum dapat memastikannya.

Pihak desa dan kecamatan masih menginventarisir kerugian materi yang dirasakan para korban.

"Kerugian materil akibat bencana puting beliung, masih kita hitung berapa totalnya," tegas Fendi.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved