Berita Belitung
JANDA Jual Puluhan Liter Arak di Rumah, Sempat Mangkir saat Dipanggil Satpol PP Belitung
Puluhan liter minuman arak, Kamis (13/2/2020) disita oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Ardhina Trisila Sakti
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Puluhan liter minuman arak, Kamis (13/2/2020) disita oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung.
Kali ini petugas mendapati minuman arak itu dari Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.
Terdapat satu jeriken berukuran 20 liter dan 40 kampil minuman arak, ditemukan oleh petugas dirumah warga berinisial EV (28).
Janda tersebut menjual minuman beralkohol bukan di warung seperti yang biasa ditemukan oleh petugas namun di rumah kediamannya.
"Itu kami temukan kemarin malam. Sewaktu kami cek, kebetulan ada orang yang membeli, jadi langsung kami periksa di rumah orang itu. Kami temukan arak tersebut disembunyikan di dalam kamar," ungkap Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung Saripudin kepada posbelitung.co, Kamis (13/2/2020).
Petugas mengetahui ada penjual minuman yang bisa memabukan itu di rumah EV, usai mendapat laporan dari masyarakat. Sehingga petugas langsung bergerak dari Kecamatan Tanjungpandan menuju Kecamatan Membalong.
"Kami sekalian patroli juga disana dan hari ini seharusnya yang bersangkutan kami panggil untuk dimintai keterangan. Tapi sampai sekarang belum datang ke kantor," ucapnya.
Petugas belum bisa memastikan sudah berapa EV berjulanan minuman arak, lantaran belum dimintai keterangan. Namun diketahui EV berjualan minuman tersebut secara sembunyi.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Saparudin memprediksi penjual minuman arak di wilayah Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung lebih dari satu orang.
Diperkirakan ada penjual lain, selain EV (28) di Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.
Saat petugas melakukan patroli ke Kecamatan Membalong kemarin, sudah melakukan pengecekan ke beberapa penjual. Namun saat itu tidak ada yang berjualan.
"Mungkin dari satu orang ini langsung memberi informasi kepada yang lain, jadi saat kami melakukan pengecekan ke tempat lain, semua pada tiarap. Soalnya mereka ini kemungkinan ada group - group," kata Saparudin kepada posbelitung.co, kamis (13/2/2020).
Namun, lanjut Saparudin mereka akan terus melakukan kroscek kepada penjual minuman arak di Kecamatan Membalong.
Apabila mendapatkan informasi yang akurat kembali, akan langsung melakukan penindakan.
"Kami juga mohon bantuan kepada Ketua RT, Kadus ataupun Kepala Desa. Apabila ada yang mencurigakan menjual minuman arak ini, untuk segera memberikan informasi kepada kami sehingga kami bisa bergerak secara cepat. Termasuk juga di Kecamatan Sijuk, Badau bahkan Selat Nasik," pungkasnya.
(Posbelitung.co/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/puluhan-liter-minuman-arak-dari-tangan.jpg)