Kriminalitas

Sidang Tipikor Penerangan Jalan Umum , Penasehat Hukum Tegaskan Barang Pengadaan Sesuai Hasil Lab

Dalam persidangan yang digelar hingga petang hari ini, tim kuasa hukum Suranto telah mengakui pekerjaan perlengkapan proyek tersebut sudah sesuai

Sidang Tipikor Penerangan Jalan Umum , Penasehat Hukum Tegaskan Barang Pengadaan Sesuai Hasil Lab
Istimewa/kejati-babel.go.id
Tersangka Suranto Wibowo hendak turun dari mobil tahanan gedung Pidsus 

Sidang Tipikor Penerangan Jalan Umum , Penasehat Hukum Tegaskan Barang Pengadaan Sesuai Hasil Lab

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) Penerangan Jalan Umum (PJU) sollar cell di Belitung dan Belitung Timur (Beltim) yang melibatkan mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Suranto Wibowo kembali digelar Kamis (13/2/2020) hari ini, di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang.

Diketahui sebelumnya, perkara Tipikor PJU ini sendiri, menjerat tiga orang terdakwa, yakni Suranto Wibowo sebagai mantan Kadis ESDM Babel, Chandra dan Hidayat (Kontraktor) PT Niko Pratama Mandiri.

Dalam persidangan yang digelar hingga petang hari ini, tim kuasa hukum Suranto telah mengakui pekerjaan (kegiatan) perlengkapan proyek tersebut sudah sesuai standar.

Tidak hanya itu, Penasehat Hukum, Lauren Harianja juga menampilkan hasil uji laboratorium bukti atas kualitas barang yang telah digunakan dari Balai Besar Teknologi Energi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (B2TE-BPPT).

Menurut keterangan Terdakwa Suranto dalam hal ini, ia sebenarnya telah menyerahkan pembangunan proyek PJU tenaga surya Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung tahun 2018 tersebut kepada Novrizal selaku PPTK.

"Untuk komponen-komponen solar cell agar memenuhi standar SNI sudah saya pesan agar sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia). Dari laporan PPTK yang saya peroleh, itu sudah terpenuhi," jelasnya dihadapan Majelis Hakim.

PH Terdakwa Suranto, Lauren Harianja saat menunjukan hasil lab (fto/Ramandha)
PH Terdakwa Suranto, Lauren Harianja saat menunjukan hasil lab (fto/Ramandha) (Bangkapos.com/Ramandha)

Perihal hasil laboraotrium B2TE-BPPT sendiri, Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Lauren Harianja saat persidangan menegaskan, uji lab terkait barang perlengkapan di dalam pengadaan proyek, merupakan salah 1 syarat khusus.

Menurutnya, saat pengajuan ke ULP hasil lab telah dicantumkan, seperti TV modul.

"TV Modul itu bukan tidak sesuai spek melainkan hasilnya sama dengan yang sudah dipasang. Hasil lab yang sebenarnya itu tidak ada masalah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Jaksa Sarpin, satu diantara JPU tidak berbicara banyak terkait hasil lab yang diberikan Tim PH Terdakwa Suranto.

Dia menilai,barang-barang yang diperiksa sebelumnya, telah sesuai ahli.

Ditegaskannya lagi, pemeriksaan perlengkapan penerangan jalan itu, juga telah dilakukan pihaknya yang melibatkan para ahli dari Universitas Bangka Belitung (UBB).

"Kami juga periksa barang-barang itu semuanya. Nanti kita uji saja di persidangan," pungkasnya. (Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved