WIKI BANGKA
Panti Jompo Rumah Bersama Lestarikan Anggrek Macan Khas Pulau Bangka
Salah satu tanaman khas Pulau Bangka yang dilestarikan pengelola panti jompo ini adalah jenis tanaman Anggrek Macan
Penulis: edwardi | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panti Jompo Rumah Bersama Sungailiat tidak hanya menampung orang tua lanjut usia atau jompo dari keluarga kurang mampu saja.
Ternyata Panti Jompo Rumah Bersama Sungailiat yang berada di Jalan Imam Bonjol, Sungailiat ini juga melestarikan berbagai jenis tanaman buah-buahan dan bunga-bunga.
Suasana panti terlihat alami dan hijau. Ditanami juga pepohonan buah dan bunga-bunga ini, sehingga enak dipandang mata para penghuni panti dan para pengunjung yang datang.
Salah satu tanaman khas Pulau Bangka yang dilestarikan pengelola panti jompo ini adalah jenis tanaman Anggrek Macan, yakni jenis anggrek terbesar di dunia karena bunganya bermotif loreng-loreng seperti motif kulit macan.
Selain itu anggrek ini juga dinamakan Anggrek Tebu, karena memiliki batang tanaman seperti tanaman tebu.
Slamet, pengelola kebun Panti Jompo Rumah Bersama mengatakan ada sekitar 30 pot tanaman bunga Anggrek Macan yang ditanam di halaman panti.
"Ini tanaman Anggrek Macan yang menjadi khas tanaman Pulau Bangka jadi Anggrek ini asli dari Pulau Bangka," kata Slamet.
Diungkapkannya, tanaman Anggrek Macan ini hanya keluar bunga setahun sekali saja, bunganya bertangkai panjang dan besar juga ukuran bunganya.
"Anggrek Macan ini keluar bunga saat tahun baru Imlek seperti saat ini merupakan musim keluar bunganya," ujar Slamet.
Diakuinya memelihara Anggrek Macan tidak terlalu sulit. Karena tempat menanamnya cukup menggunakan pot besar atau drum plastik yang dipotong dua.
"Media tanamnya cukup menggunakan arang kayu dan sabut kelapa, serta pemupukan cukup sebulan sekali menggunakan pupuk khusus untuk tanaman bunga," jelasnya.
Untuk perawatan tanaman Anggrek Macan ini bila musim panas atau cuaca panas cukup dilakukan penyiraman sekali dalam sehari.
Sedangkan saat cuaca tidak terlalu panas atau mendung disiram sekali dalam dua hari, bila musim hujan nggak usah disiram.
"Bila anakan tanaman Anggrek Macan sudah terlalu banyak dalam pot, maka harus dipisahkan atau diambil anakannya untuk ditanam di pot yang lainnya" jelas Slamet
(Bangkapos.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20200217_tanaman-bunga-anggrek-macan.jpg)