Selasa, 14 April 2026

Berita Bangka Selatan

Bangka Selatan Masih Aman dari Virus Corona, Sementara Ini RSUD Punya Dua Ruang Isolasi

Jumlah tersebut telah cukup mengingat hanya sebagai untuk antisipasi. Sejauh ini Kabupaten Bangka Selatan juga masih aman dari penyebaran Virus Corona

Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan Achmad Ansyori menyatakan dua ruang isolasi untuk menangani jika terdapat pengidap Virus Corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bangka Selatan sudah cukup.

Menurut Achmad Ansyori, jumlah tersebut telah cukup mengingat hanya sebagai untuk antisipasi.

Sejauh ini Kabupaten Bangka Selatan juga masih aman dari penyebaran Virus Corona.

Meski demikian, jumlah ruang ini bersifat tentatif artinya ke depan tidak menutup kemungkinan jumlah ruang yang disiapkan bisa bertambah tergantung kondisi yang dihadapi.

"Kalau ruangannya untuk saat ini, menurut saya sudah cukup, namun bersifat tentatif tergantung situasi dan kondisi ke depannya," ujar Ansyori pada Selasa, (18/2/2020).

Jika memang butuh lebih dari dua ruang, Achmad Ansyori mengingatkan agar pihak pengelola RSUD Kabupaten Bangka Selatan untuk menyiapkan dan menyiagakan ruang isolasi tambahan.

"Harus kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, namun untuk antisipasi awal tidak masalah jika hanya ada dua ruang isolasi," ujarnya.

Berangsur Membaik

Sementara itu, Selasa (18/2/2020) ini memasuki kedua masa pengawasan satu pasien asal Sungailiat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung karena diduga terinfeksi virus corona atau covit 19.

Awalnya pasien berusia 70 tahun ini dilarikan ke rumah sakit pada Minggu, (16/2/2020) lalu dengan kondisi sesak nafas dan batuk.

Saat diobservasi memiliki riwayat perjalanan ke Singapura.

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung, dr Liyah Giovana SpP menjelaskan perkembangan pasien ini sudah berangsur membaik.

"Untuk keadaan hari kedua ini, pasien berangsur-angsur lebih membaik, awal masuk ia sesak, frekuensi nafas tinggi. Sekarang sudah normal," ujar dr Liyah saat ditemui bangkapos.com di RSUP Ir Soekarno Hatta Bangka Belitung, Selasa (18/2/2020).

Selanjutnya, pemakaian oksigen yang awalnya 10 Liter sekarang kuantitasnya diturunkan perlahan.

"Pasien juga sudah bisa berkomunikasi, untuk tanda-tanda vital, berangsur membaik," kata dr Liyah.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved