Breaking News:

Ternyata Inilah Keutamaan Bulan Rajab dan Amalan Bulan Mulia Menurut Pandangan Ustadz Abdul Somad

Pada bulan yang sangat dimuliakan ini, para umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, zikir, dan melafalkan doa bulan Rajab.

tangkapan youtube
Ustadz Abdul Somad, Lc. MA. 

BANGKAPOS.COM -- Ibadah puasa Rajab kerap dipermasalahkan bahkan disebut bid'ah. Apa sebenarnya dasar hukum puasa di Bulan Rajab yang bisa hapuskan dosa tiga tahun.

Selasa 25 Februari 2020 telah memasuki bulan Rajab, satu bulan yang sangat dimuliakan umat muslim.

Menurut hitungan hijriah, 1 Rajab 1441 H akan jatuh pada 25 Februari 2020.

Pada bulan yang sangat dimuliakan ini, para umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, zikir, dan melafalkan doa bulan Rajab.

Rajab merupakan bulan ke tujuh dalam kalender hijriyah.

Dalam kalender Hijriyah, bulan Rajab termasuk satu dari empat bulan mulia, yakni salah satu dari bulan haram (suci) yakni bulan yang begitu dimuliakan.

Berbagai amal-amal kebaikan dilakukan oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia, salah satu amalan tersebut adalah melakukan puasa Rajab.

Karena bulan Rajab menandakan telah dekatnya bulan Ramadhan, maka banyak orang yang melakukan puasa di bulan yang mulia ini sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Menurut Ustadz Abdul Somad dalam sebuah video ceramahnya, tak ada ketentuan khusus disebutkan dalam Alquran atau hadis Nabi Muhammad tentang amalan di bulan ini.

“Hadis Rasulullah tentang keutamaan bulan Rajab sahih, tetapi tak ada disebutkan tentang amalan khususnya. Cuma disebutkan secara umum yaitu berpuasalah di bulan-bulan haram. Haram di sini berarti mulia, berasal dari kata Bahasa Arab, yaitu hurum, berarti kehormatan, mulia. Jadi bulan-bulan haram itu artinya adalah bulan-bulan mulia,” jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Teddy Malaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved