Selasa, 14 April 2026

Tik Tok Hapus Video Mesum Pelajar SMP yang Perlihatkan Adegan Mesum di Dalam Kamar

Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) jadi pelaku pengunggah video mesum di aplikasi Tik Tok.

Istimewa
Tik Tok 

BANGKAPOS.COM  -  Kasus video mesum Tik Tok yang beredar viral di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) jadi pelaku pengunggah video mesum di aplikasi Tik Tok.

Polisi sudah menangkap pelajar SMP itu dan kini masih menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, manajemen Tik Tok menyatakan telah menghapus konten mesum dan berjanji melindungi para pengguna TikTok agar aman dari konten asusila.

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Kombes M Rifai mengatakan remaja pengunggah videom mesum TikTok telah menjalani pemeriksaan di Polres Banjarmasin, Kalimatan Selatan (Kalsel).

Dia mengatakan polisi berkoordinasi dengan Pemkot Banjarmasin untuk pembinaan.

"Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Polres, dan kami berkoordinasi dengan Pemkot Banjarmasin untuk dilakukan pembinaan karena masih anak di bawah umur," ujar Rifai.

Melansir dari Kompas TV, Head of Public Policy, Tik Tok Indonesia, Donny Eryastha mengungkapkan, tim moderasi Tiktok telah menghapus konten yang tidak pantas serta akun yang telah menyalahi Terms of Service dan Panduan Komunitas.

 

"TikTok berkomitmen untuk melindungi keamanan pengguna di komunitas kami.

Kami juga mendorong pengguna untuk melaporkan konten atau penggunaan yang tidak pantas melalui pilihan laporan di dalam aplikasi agar membantu kami menjaga lingkungan aplikasi yang pantas dan positif," ujarnya kepada Kompas.TV, Sabtu (22/2/2020).

Pihaknya pun membantah kecolongan adanya konten tak pantas tersebut.

"Tim moderasi Tik Tok stand by 24 jam / 7 hari dan segera menghapus konten serta akun yang tidak pantas dan menyalahi Panduan Komunitas," jelas Donny Eryastha.

Dia juga menyebut akan terus berkomitmen menjadikan Tiktok sebagai tempat yang aman untuk berkreativitas.

"Tik Tok adalah tempat yang aman bagi semua pengguna.

Bagi kami, menciptakan lingkungan aplikasi yang aman dan positif merupakan prioritas utama kami," pungkasnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved