Harga Emas Hari Ini, Khususnya Antam : Logam Mulia Berjangka Sentuh Level Tertinggi 7 Tahun
Adapun sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
"Pasar sekarang ketakutan," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
“Kekhawatirannya bukan tentang virus tepatnya, itu dari sudut pandang ekonomi. Dow Jones jatuh sekitar 1.000 poin, imbal hasil obligasi juga lebih rendah," tambah dia.
Ada peningkatan tajam dalam kasus virus corona yang dilaporkan di Italia, Korea Selatan dan Iran, dengan Afghanistan dan Irak melaporkan kasus pertama mereka. Namun, tingkat infeksi di China telah berkurang.
Di luar China daratan, wabah telah menyebar ke sekitar 29 negara dan wilayah, dengan korban tewas sekitar dua lusin, menurut penghitungan Reuters.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, khawatir tentang meningkatnya jumlah kasus tanpa kaitan yang jelas dengan China.
Investor memandang emas dan aset lain seperti obligasi pemerintah dan dollar AS sebagai tempat berlindung yang aman (safe haven) selama masa tertekan.
Pembalikan kurva antara imbal hasil obligasi AS 3-bulan dan 10-tahun semakin dalam, dalam apa yang para ekonom lihat sebagai sinyal resesi. Imbal hasil acuan obligasi 10-tahun AS turun ke tingkat terendah sejak Juli 2016.
Ketakutan investor terhadap wabah virus memicu aksi jual luas di pasar ekuitas.
Dow Jones industrialals turun lebih dari 800 poin, di bawah rata-rata pergerakan 100 hari untuk pertama kalinya sejak Oktober.
Di Eropa, pasar mengalami penurunan harian terbesar sejak pertengahan 2016.
Dukungan tambahan datang dari indeks dolar AS. Ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, indeks dolar mundur 0,12 persen menjadi 99,14 sebelum penyelesaian transaksi emas.
“Kenaikan harga emas disertai oleh arus masuk ETF (Exchange Traded Fund) -- reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek -- lebih lanjut. Investor keuangan spekulatif juga telah meningkatkan taruhan mereka pada kenaikan harga emas secara signifikan,” kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.
"Namun, ini juga berarti bahwa kenaikan harga emas berada di tanah yang goyah, sehingga penurunan dapat diperkirakan jika terjadi aksi ambil untung," tambahnya.
Mencerminkan peningkatan minat investor pada emas, spekulan menaikkan posisi bullish mereka pada kontrak emas dan perak di bursa COMEX dalam seminggu hingga 18 Februari, data menunjukkan pada Jumat (21/2/2020)
Mengikuti kenaikan emas, perak melonjak 2,3 persen menjadi 18,88 dollar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak September di 18,90 dollar AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/emas-batangan-nii_20160227_093937.jpg)