Berita Pangkalpinang
Dinas Kesehatan Tak Awasi Jamaah yang Hendak Umroh ke Arab Saudi
Pengawasan kesehatan jemaah umrah yang ke Arab Saudi dilakukan oleh KKP, memberikan vaksin dan imunisasi terhadap calon jemaah.
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung tidak melakukan pengawasan langsung kepada jamaah yang hendak melaksanakan perjalanan umroh ke tanah suci, Mekkah, Arab Saudi.
Pelaksanaan dilakukan secara mandiri oleh travel atau perusahaan yang memberangkatkan jemaah tersebut ke Arab Saudi.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Babel, M Rais Haru, mengatakan untuk jemaah umrah berangkat ke Arab Saudi tidak melalui pengawasan pihak kesehatan.
Namun mereka diawasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
"Dia ke KKP mereka mengawasi untuk perjalanan, ketika ada masalah baru di biasanya dilaporkan ke Dinkes, kalau tidak, tidak ada. Itu kan travel yang melakukan kegiatan, tetapi memang seharusnya ada menyampaikan ke Dinas di Kabupaten/Kota,"ungkap Rais kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).
Ia mengatakan dalam mengawasi jemaah umrah yang pergi ke Arab Saudi petugas dari KKP memberikan vaksin dan imunisasi terhadap calon jemaah umrah
"Berbeda dengan jemaah calon haji, yang dilakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak tiga kali oleh Dinas Kesehatan, dengan diberikan suntikan vaksin satu kali, selain itu, jemaah haji juga diperiksa kesehatan saat ingin berangkat, apakah layak terbang, bila ada gangguan, tidak bisa terbang,"jelasnya.
Rais menambahkan selama ini dalam memberangkatkan jemaah haji pihak Dinas Kesehatan selalu melakukan koordinasi dengan Kemenag, terutama dalam pendampingan oleh tim dokter, tenaga kerja kesehatan haji.
"Jadi setiap jemaah haji ada tim tenaga kerja haji Indonesia, mereka ini ikut terbang menunaikan ibadah haji, mereka yang melihat dan mengawasi terkait kondisi kesehatan jemaah haji,"ungkapnya. (Bangkapos/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/m-rais-haru_20171218_174759.jpg)