Berita Bangka Selatan

Sikap Kapolres Basel Soal Aksi Nelayan Pantai Batu Perahu Blokade Jalan, AKBP Ferdinand: Diskusikan

Menanggapi adanya pemblokadean jalan menuju Pantai Batu Perahu di Kecamatan Toboali, Kapolres Bangka Selatan memberikan tanggapannya.

bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Kapolres Bangka Selatan, AKBP S Ferdinand Suwarji 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menanggapi adanya pemblokadean jalan menuju Pantai Batu Perahu di Kecamatan Toboali, Kapolres Bangka Selatan memberikan tanggapannya.

Menurut Kapolres Bangka Selatan, AKBP S Ferdinand Suwarji pemblokadean jalan yang dilakukan oleh rekan-rekan nelayan bukanlah tanpa alasan.

Kendati demikian AKBP Ferdinand menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Bangka Selatan dan DPRD Kabupaten Bangka Selatan sehingga semua pihak mengetahui akar masalahnya.

"Kami juga akan diskusikan kondisi ini dengan teman-teman di Batu Perahu sehingga komunikasi kita semua tetap baik," ujar AKBP Ferdinand ketika dikonfirmasi pada Minggu, (1/3/2020).

Mantan Kapolres Donggala ini juga berharap agar di Pantai Batu Perahu tidak terjadi konflik yang bisa saja mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan khususnya di Kecamatan Toboali.

"Kami sangat percaya teman-teman di Batu Perahu dapat menjaga keamanan serta dapat diajak berkomunikasi dengan baik sekali," tukasnya. 

Akses jalan yang ditutup oleh warga nelayan di wilayah Pantai Batu Perahu
Akses jalan yang ditutup oleh warga nelayan di wilayah Pantai Batu Perahu (Ist/Nelayan Batu Perahu)

Kecewa Atas Pengesahan RZWP3K

Nelayan Pantai Batu Perahu Kecamatan Toboali blokade akses jalan menuju pantai Batu Perahu lantaran kecewa dengan pengesahan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) yang terjadi beberapa waktu lalu di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perwakilan Nelayan Pantai Batu Perahu, Joni Zuhri ketika dihubungi menyatakan pemblokadean terhadap akses jalan menuju Pantai Batu Perahu sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan khususnya para nelayan.

"Ini adalah bentuk kekecewaan dan protes kami sebagai nelayan atas pengesahan RZWP3K yang tidak membela nelayan," ujar Joni Zuhri pada Minggu, (1/3/2020)

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved