Berita Pangkalpinang

Usai Raperda RZWP3K Selesai Diperdakan, Diprediksi Akan Banyak Investor Masuk ke Babel

Diprediksi akan banyak investor dan perizinan lainya yang masuk setelah Perda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) berlaku nantinya.

Bangkapos.com/Riki Pratama.
Kabid Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov Babel, Saiful. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabid Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov Babel, Saiful, memprediksi akan banyak investor dan perizinan lainya yang masuk setelah Perda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) berlaku nantinya.

Dia menjelaskan sebagai Dinas yang melayani perizinan mereka akan menerima semua terkait adminitrasi untuk diapapun investor yang ingin masuk ke Babel.

"Untuk perizinan kita siap, bila ada juga kita percepat, namun sudah ada belum diundangkan Perda RZWP3K tersebut, tidak bisa melanjutkan itu. Dari Dinas terkait memberikan dokumen, berdasarkan RZWP3K, kami PTSP sesuai kelengkapan administrasi,"jelas Saiful kepada wartawan, Senin (2/3/2020) di kantor Gubernur Babel.

Ia menjelaskan, dengan terlah disetujui dan telah di sahkan Perda RZWP3K nantinya, diharapkan mampu menarik investor datang ke Babel, karena selama ini masih terkendala dalam pengaturan zona wilayahnya.

"Kalau langsung ke kita tidak ada (Investor yang datang) mungkin mereka ke tim yang tergabung dalam PU, ESDM, termasuk kami. Namun ada rencana untuk pembangun Pelebuhan, tambak, yang berhubungan dengan izin, tentunya mereka harus memiliki izin dari dinas terkait, bila izin sudah keluar, baru masuk ke kita, untuk melanjutkanya,"ujarnya.

Ia mengatakan dengan telah di ketuk palu nantinya, diharapkan Perda tersebut dapat dimanfaatkan untuk perizinan di darat serta laut, karena Perda tersebut mengaturnya.

"Pemanfaatan ruang ada didarat dan laut, terkait zonasi itu, karena selama ini kalau RTRW untuk darat saja, tetapi kalau Perda RZWP3K untuk semua, seperti pelabuhan itu ada darat dan laut. Mudah mudahan kalau kita diperizinan apapun permohon kita proses sesuai dengan aturan tudak ada alasan melambatkanya, tidak ada waktu, selagi tidak bermasalah,"ungkapnya.

Ia menjelaskan saat ini banyak perusahaan yang menunggu Perda RZWP3K disahkan, menjadi Perda karena merupakan aturan dan payung hukum dalam mengajukan proses izin.

"Sekarang banyak dibicarakan perusahan, mereka terkendala itu terkait proses izin, karena kami hanya di hilir, bila lengkap dokumen baru masuk ke kita, hulunya itu ada di dinas teknis, seperti Lingkungan Hidup, bila mereka sudah terpenuhi baru ke kami, SKPD teknis memberikan rekomendasi,"jelasnya

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved