Interior
MATERIAL Pengganti Kayu Ini Jadi Ladang Emas di Pasaran
Kelangkaan sumber daya alam di dunia— khususnya pasokan kayu—seakan menjadi ladang emas bagi para produsen material pabrikasi.
Ketahanannya akan air, cuaca, jamur, rayap, hingga tahan muaisusut menjadi salah satu bukti fleksibilitas material ini.
Serat kayu pun tak hanya bisa menghiasi area interior Anda, tetapi juga dapat memenuhi ruang luar hunian Anda, seperti pijakan taman, teras, dan fasad.
Ferry Djajaprawira, dari PT. Conwood Indonesia, mengungkapkan, bahwa material kayu imitasi ini dapat bertahan hingga 15 tahun.
“Agar lebih awet, setelah 3 tahun hanya perlu di recoating cat,” ungkap Ferry.
Namun, satu hal yang harus diingat, jika terlalu lama terendam air, seperti terkena banjir, material ini akan menyerap air.
Ada baiknya, Anda melapisi material ini dengan cat waterbase.
PEMASANGAN MUDAH

Selain kemampuannya untuk bertahan dari cuaca, air, api, jamur, dan rayap, kemudahan instalasi
juga menjadi daya pikat kayu imitasi ini.
Dimensinya pun tak terbatas, mudah digergaji dan dibentuk sesuai keinginan.
Selain itu, kini, ragam jenis kayu imitasi pun semakin bervariasi.
Perusahaan produsen menyediakan produk-produk yang bisa diaplikasikan sebagai atap, lantai, dinding, sunshading, pagar, hingga furnitur eksterior.
Namun, proses pemasangannya pun bergantung pada jenis produk dan tujuan penggunaannya.
Menurut Ferry, pada dasarnya, kayu imitasi ini diigunakan sebagai elemen dekoratif, bukan sebagai elemen struktural.
Otomatis, aplikasinya pun harus menggunakan rangka dasarnya terlebih dahulu.
Untuk memasang kayu imitasi, peralatan yang Anda butuhkan adalah bor dan sekrup saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kuat-tahan-banting-dan-fleksibel-tilik-material-pengganti-kayu-yang-jadi-ladang-emas-di-pasaran.jpg)