Minggu, 10 Mei 2026

Liga 1 2020

PERSIB Bandung Ukir Dua Rekor Ini Saat Kalahkan PSS Sleman

Ada dua rekor yang dipecahkan Persib Bandung ketika mengalahkan PSS Sleman pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020.

Tayang:
Tribun Jabar/Deni Denaswara .
Pemain Persib Bandung, Nick Kuipers, berduel dengan pemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili, dalam laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (15/3/2020) 

Luiz berhasil mencetak dua gol ke gawang Persela Lamongan di pekan pertama, satu gol ke gawang Arema FC, serta satu gol ke gawang PSS Sleman.

Luiz juga selalu terlibat dalam tujuh gol yang sudah diciptakan Persib Bandung musim ini.

Pemain yang pernah bermain di Liga Vietnam itu menjadi pemberi assist bagi gol Geoffrey Castillion ke gawang Persela Lamongan dan PSS Sleman.

Luiz juga menjadi pemain Persib terakhir yang menyentuh bola sebelum pemain Arema FC, Syaiful Indra Cahya, mencetak gol bunuh diri ke gawangnya sendiri.

2. Robert Alberts Kalahkan Tiga Pelatih Terdahulu

Pelatih <a href='https://bangka.tribunnews.com/tag/persib-bandung' title='Persib Bandung'>Persib Bandung</a>, Robert Alberts, memberikan instruksi pada Omid Nazari, dalam laga melawan <a href='https://bangka.tribunnews.com/tag/pss-sleman' title='PSS Sleman'>PSS Sleman</a> di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020).

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan instruksi pada Omid Nazari, dalam laga melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020).

Tiga kemenangan beruntun yang ditorehkan Persib Bandung pada musim 2020 menjadi hasil terbaik yang didapatkan selama enam musim sejak 2014.

Robert Alberts pun menjadi satu-satunya pelatih Maung Bandung yang bisa menorehkan tiga kemenangan beruntun di awal kompetisi.

Pada 2014, Persib Bandung sejatinya juga tidak terkalahkan di tiga laga awal kompetisi.

Akan tetapi, pelatih Persib Bandung saat itu, Djadjang Nurdjaman, hanya mampu menyumbangkan tujuh poin yang berasal dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Pada edisi ISC 2016, Persib yang dilatih Dejan Antonic hanya bisa menorehkan lima poin.

Supardi Nasir dkk saat itu baru meraih kemenangan di laga ketiga setelah pekan pertama dan pekan kedua bermain imbang ketika melawan Sriwijaya FC dan Borneo FC.

Catatan lima poin di tiga laga awal kembali terulang pada Liga 1 2017 dan Liga 1 2018.

Djadjang Nurdjaman tak mampu mengulangi catatan apiknya ketika kembali menukangi Persib pada musim 2017, sedangkan Mario Gomez juga hanya bisa membuntuti raihan dua pendahulunya pada musim 2018.

Di Shopee Liga 1 2019, Robert Alberts yang masuk menggantikan Miljan Radovic justru harus menjadi pelatih terburuk dalam lima musim.

Pelatih asal Belanda itu hanya mampu menyumbangkan empat poin untuk Persib dari tiga laga awal musim lalu.

Beruntung, catatan buruk itu segera diperbaiki pada musim ini dan membuat Febri Hariyadi bertengger di puncak klasemen sementara dengan sembilan poin. (*)

https://www.bolasport.com/read/312065191/persib-bandung-cetak-dua-rekor-hebat-ketika-kalahkan-pss-sleman?page=all

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved