Selasa, 14 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Siapkan Banyak Ruang Isolasi di Setiap Rumah Sakit, Hadapi Kondisi Terburuk Penyebaran Covid-19

Provinsi Bangka Belitung saat ini masih dalam status siaga darurat belum masuk status darurat disebabkan karena belum adanya kasus positif pasien

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fattah. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Provinsi Bangka Belitung saat ini masih dalam status siaga darurat belum masuk status darurat disebabkan karena belum adanya kasus positif pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19.

Selain itu, untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan pasien, pemerintah telah menyiapkan beberapa rumah sakit tujukan, untuk merawat pasien menyediakan ruang isolasi.

Untuk bertekanan negatif yaitu RSUD Marsidi sebanyak 4 tempat tidur RSUD Provinsi Babel 2 tempat tidur, RSUD Depati Hamzah 3 tempat tidur, ditambah dengan rumah sakit lainya disetiap daerah, yang telah ditunjuk melalui SK Gubernur dalam upaya menyediakan ruang isolasi untuk merawat pasien terpapar virus corona nantinya.

Wakil Gubernur Abdul Fattah, mengatakan kesiapan Babel sendiri, dalam upaya penanganan pasien corona apabila membludak telah disiapkan oleh pemerintah.

Pemerintah telah menyiapkan rumah sakit yang akan menyediakan ruang isolasi untuk para pasien terjangkit baik di pulau Belitung dan pulau Bangka.

Selain itu juga, pemerintah menyiapkan anggaran mencapai milyaran untuk menyediakan semua fasilitas kesehatan dan alat kesehatan untuk masyarakat Babel.

"Sesuai dengan surat keterangan Kementrian Kesehatan Rumah sakit yang ditunjuk yaitu, RS Depati Hamzah di Kota Pangkalpinang, kedua Rumah Sakit Umum Marsidi Belitung, itu yang ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan, penanganan virus corona," jelas Abdul Fatah kepada bangkapos.com, ditempat kerjanya, Selasa (17/3/2020)

Namun disamping itu, kata Abdul Fatah, mengatakan Gubernur Babel juga telah menentukan berdasarkan Surat Keterangan (SK) terhadap rumah sakit lainya yang bisa menerima pasien yang terjangkit virus corona nantinya.

"Rujukan itu berdasarkan perintah gubernur, yaitu rumah sakit Provinsi Babel Soekarno, RS Maulana Ali, RS Sejiran Setason Bangka Barat, RS di Basel dan RS Klinik Intan Medika, pada saat ini dalam melakukan suatu persiapakn untuk menghadapi kesiap siagaan penularan wabah tersebut, selain itu bahan medis juga kami monitor untuk ketersedian masker dan alat medis lainya,"katanya.

Dia menjelaskan setiap rumah sakit telah diminta untuk menyiapkan ruang isolasi, sebagai upaya pemberian fasilitas terhadap pasien yang terdampak virus corona nantinya.

"Kalau ruang rawatnya semua rumah sakit yang ditunjuk diminta untuk menyiapkan ruang isolasi, untuk keperluan penanganan itu, karena kita tahu apabila ingin membuat ruang khusus untuk perawatan pasien isolasi menghabiskan anggaran hingga Rp 500 juta satu kamarnya," ungkap Fatah..

Ia mengatakan saat ini sebanyak lima pasien yang masih dalam status pengawasan oleh Dinas Kesehatan, dua telah dinyatakan negatif dan tiga pasien masih menunggu proses uji laboratorium di Jakarta.

"Sebanyak tiga orang di antaranya dalam proses uji laboratorium yakni dua di Belitung dan satu pasien di Pangkalpinang,"ungkapnya.

Belum Membatasi

Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah menambahkan saat ini mereka belum membatasi orang yang datang ke Babel namun lebih ke antisipasi pemeriksaan kesehatan penumpang yang datang.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved