Kamis, 30 April 2026

Virus Corona

Melawan Rasa Cemas Berlebihan di Tengah Penyakit Menular Virus Corona

Cemas yang terlalu memfokuskan diri pada kabar tentang virus corona, akan membuat kita terjebak dalam kecemasan itu send

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas memeriksa suhu tubuh karyawan The Plaza Office Tower di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. 

BANGKAPOS.COM - Jumlah orang yang terinfeksi virus corona yang terus bertambah membuat sebagian orang merasa khawatir dan cemas.

Kecemasan ini pada akhirnya berdampak pada aktivitas harian karena pikiran sulit tenang.

Rasa cemas yang muncul pada kondisi pandemi seperti saat ini wajar terjadi.

Namun, kecemasan itu harus dilawan.

Psikolog anak dan keluarga, Samanta Ananta, M Psi menjelaskan, kecemasan berdampak pada bagian otak prefrontal cortex.

Menkes Sebut Pasien Virus Corona Bisa Sembuh Tanpa Bantuan Obat, Tergantung Imun Tubuh

Ini merupakan bagian di otak yang berfungsi menyusun perencanaan, logika berpikir, rasionalisasi dan pertimbangan konsekuensi, serta pengaturan atensi dan mengatasi suatu hal..

Cemas dan terlalu memfokuskan diri pada kabar-kabar tertentu, dalam hal ini kabar tentang virus corona, akan membuat kita terjebak dalam kecemasan tersebut itu sendiri dan sulit untuk menemukan solusinya.

"Maka perlu untuk berpikir jernih," kata Samanta dalam pernyataannya.

Ada beberapa tips yang dibagikan oleh Samanta agar kita bisa mengontrol prefrontal cortex, antara lain sebagai berikut.

1. Melatih pernapasan

Setiap mengambil napas, cobalah berhitung hingga lima hitungan lalu embuskan napas.

Ulangi tahapan ini hingga napasmu stabil.

Ketika pernapasan sudah stabil, cobalah merasakan kehadiran seluruh panca indera kita dan syukuri kehadirannya.

2. Melatih mindfulness

Melansir Very Well Mind, meditasi mindfulness merupakan teknik meditasi yang melatih kita agar berfokus pada emosi, pikiran dan sensasi yang kita alami pada saat ini.

Bukan yang sudah berlalu atau yang akan datang.

Teknik mindfulness bervariasi.

Namun, kita bisa memulainya dengan mencari tempat yang tenang dan nyaman, mengatur napas dan mulai memusatkan pikiran dan cobalah kontrol pikiran kita dengan pernapasan yang tenang.

Namun, Samanta mengingatkan bahwa mindfulness dapat dilakukan ketika seseorang dalam tingkat kecemasan rendah.

3. Alihkan perhatian

Cobalah mengalihkan perhatian dengan kegiatan-kegiatan positif.

Misalnya, bermain permainan kesukaan bersama keluarga, membaca buku, berolahraga sederhana, atau menjajal hobi yang selama ini mungkin terpinggirkan karena kesibukan pekerjaan.

Virus Corona Mewabah, Tingkatkan Kekebalan Tubuh dengan Minum 5 Jus Buah

4. Tertawa

Tahukah kamu bahwa tertawa juga bisa membantu meningkatkan sistem imun?

Perbanyaklah tertawa terbahak-bahak bersama orang-orang tercinta atau menyaksikan acara favoritmu.

Tertawa dapat mendukung sistem imun yang kuat selain tentunya memerhatikan asupan makanan bergizi dan menjaga kesehatan.

5. Batasi konsumsi berita

Ya, kita memang perlu mengetahui perkembangan berita dari waktu ke waktu.

Namun, usahakan kamu tidak berfokus pada berita sepanjang waktu atau secara berlebihan.

"Batasi diri dalam mengonsumsi berita. Perbanyak cari berita positif dan menenangkan. Percayalah bahwa di tengah wabah ini, masih ada berita baik," kata Samanta.

6. Detoksifikasi ponsel

Selain rasa cemas, kamu juga mungkin mengalami overthinking (berpikir berlebihan).

Ketika perasaan ini muncul, kamu mungkin bisa mempertimbangkan detoksifikasi ponsel.

Jika tidak mungkin melepas ponsel seharian, kamu bisa menguranginya sedikit demi sedikit.

Termasuk mengurangi penggunaan aplikasi chat.

"Tidak ada salahnya kamu membatasi diri sejenak, menutup pintu komunikasi yang tak kunjung berhenti di berbagai grup yang membahas tentang Covid-19 ini," tuturnya.

Makanan Murah Ajaib yang Bikin Imunitas Tubuh Kuat

7. Melatih otak

Daripada fokus pada hak yang jauh di depan dan belum tentu terjadi, lebih baik fokus pada hari ini, bukan?

Kamu bisa memanfaatkan waktu untuk melatih otak.

Ini bisa dilakukan sendiri maupun bersama orang lain dan pilihlah bidang yang kamu senangi.

"Tanyakan pada dirimu, apa yang bisa kamu lakukan atau kerjakan hari ini agar bisa aktif secara positif?" kata Samanta.

Mengatasi kecemasan dan overthinking di saat-saat seperti ini memang tidak mudah, namun harus dicoba.

Manfaatkanlah waktumu untuk lebih dekat dengan keluarga dan yakinilah bahwa masa kritis ini akan segera berakhir.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul:  Mengatasi Kecemasan yang Berlebihan Dikarenakan Wabah Virus Corona

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved