Populasi Burung Simbang Banyak Ditemui di Pulau Simbang (VIDEO)
Pulau penuh bebatuan yang ditumbuhi pepohonan liar ini berjarak tak sampai satu mil dari bibir Pantai Dusun Bedukang Desa Deniang Kecamatan Riausilip
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mungkin masih banyak orang yang tidak tahu, spesies burung simbang masih banyak ditemui di Desa Deniang Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Propinsi Bangka Belitung (Babel).
Hewan dalam kategori keluarga fregatidae ini memiliki keunikan tersendiri.
Di lokasi tersebut, Burung Simbang menjadi penghuni sebuah pulau kecil di tengah laut.
Pulau penuh bebatuan yang ditumbuhi pepohonan liar ini berjarak tak sampai satu mill dari bibir Pantai Dusun Bedukang Desa Deniang Kecamatan Riausilip Bangka.
Pada saat air laut sedang surut, warga dapat menjangkau pulai itu tanpa menggunakan perahu alias hanya berjalan kaki berendam separuh badan.
Karena sejak dulu pulau ini dihuni Burung Simbang, sehingga nama pulau tak berpenduduk itu kemudian melekat pada sebutan populernya, yaitu Pulau Simbang.
Tak diketahui secara pasti, siapa orang pertama yang menyebut nama pulau dan sejak kapan pulau ini dinamakan Pulau Simbang.
Yang jelas, warga dusun setempat biasa menyebutnya Pulau Simbang.
Begitu pula pada kawanan burung yang hidup di pulau itu, warga dusun sudah sangat paham.
Sejak dulu mereka menyebut burung ini pada sebutan Burung Simbang. Burung yang dimaksud berwarna dominan hitam atau gelap dan kadang sedikit dihiasi corak coklat, biru atau putih pada bagian dada.
Hewan ini berukuran cukup besar karena bentangan kedua sayapnya bisa mencapai satu meter, kiri-kanan.
Pada bagian mulut atau paru terlihat panjang, namun sedikit melengkung pada ujungnya. Burung ini dibilang langka, karena tidak semua tempat bisa ditemui.
"Burung Simbang itu biasanya pulang ke Pulau Simbang, tidur di pulau itu karena aman terkendali. Burung Simbang ini termasuk langka sekali, karena sudah sulit ditemukan," kata Raymond Desfiandi Rajesh alias Ajes (33), Warga Perumnas UPTB T45 Nomor 21 Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali Bangka, pengunjung pantai ini, Jumat (20/3/2020).
Seputar pulau dan burung tersebut diakui oleh Ferdy Karindra, Mantan Kepala Desa Deniang ketika dikonfirmasi Bangka Pos, Jumat (20/3/2020).
Semasa masih menjabat Kades Deniang, beberapa tahun silam, Ferdy mengaku banyak pihak yang bertanya soal Pulau Simbang dan Burung Simbang yang dimaksud.