Kamis, 16 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Dibanding Rapid Test, Dr Mika Sarankan Tes PCR Lebih Efektif untuk ODP di Bangka Belitung

Dr Mika Sianipar turut berkomentar terhadap bertambahnya jumlah pasien yang positif Covid-19 di Bangka Belitung.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Ardhina Trisila Sakti
istimewa/Dr Mika
Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dr Mika Sianipar SpOG 

Dr Mika Sianipar turut berkomentar terhadap bertambahnya jumlah pasien yang positif Covid-19 di Bangka Belitung.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Spesialis Kandungan sekaligus Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dr Mika Sianipar turut berkomentar terhadap bertambahnya jumlah pasien yang positif Covid-19 di Bangka Belitung.

Selain melakukan pembatasan sosial secara luas, dirinya berharap pemerintah provinsi agar bisa melakukan pemeriksaan tes polymerase chain reaction (PCR) pada seluruh masyarakat yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) di Bangka Belitung

"Pemeriksaan PCR ini lebih efektif agar penanganan secara dini Covid-19 bisa dilakukan," ucap Dr Mika dalam rilis kepada bangkapos.com, Jum'at (3/4/2020).

Ia mengungkapkan, tes PCR penting dilakukan agar ketika diketahui secara dini bisa dilakukan penanganan yang cepat untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

"Karena kalau sudah positif terinfeksi virus Covid-19 dan kondisinya kurang baik tentu prognosisnya buruk, apalagi yang usia diatas 40 tahun. Akan tetapi, kalau diketahui sejak dini dengan pemeriksaan PCR swab tenggorok, agar prognosis menjadi lebih baik" ujar Dr Mika.

Petugas medis memperlihatkan hasil negatif, rapid tes usai melakukan pemeriksaan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kota Pangkalpinang, Kamis (3/4/2020)
--
Petugas medis memperlihatkan hasil negatif, rapid tes usai melakukan pemeriksaan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kota Pangkalpinang, Kamis (3/4/2020) -- (IST/Tim Gugus Tugas Covid-19 Babel)

Diakuinya pemeriksaan menggunakan rapid test masih kurang efektif dibandingkan dengan tes menggunakan PCR yang menjadi solusi akurat untuk menguji infeksi virus corona.

"Tes menggunakan rapid test ini membuat pengerjaannya dua kali, karena pemeriksaan menggunakan rapid tes, lebih ke antibodi bukan kumannya, jadi kurang efektif," ujarnya

Dia juga mengungkapkan, persiapan tempat isolasi sangat penting dilakukan sebagai bentuk antisipasi, apabila terjadi peningkatan pasien positif secara cepat.

"Mempersiapkan tempat-tempat isolasi atau rumah sakit darurat ini bisa dibuat dari gedung balai latihan atau hotel-hotel yang ada di Babel harus dipikirkan bilamana terjadi peningkatan pasein positip secara cepat," tuturnya

"Disamping itu, perlengkapam APD tenaga kesehatan dan fasilitas lainnya semua harus di persiapkan secara dini dari sekarang," tambahnya

Sementara itu perlunya kerjasama seluruh lapisan masyarakat legislatif, exesekutif dalam menangani wabah virus Covid-19.

"Harus bahu-membahu, lupakan politik sejenak , pikirkan rakyat terlebih dahulu. Semoga pimpinan daerah di Babel betul-betul kerja keras dalam menangani wabah Virus Covid-19 ini," harap Dr Mika.

655 ODP, 31 PDP dan 2 Positif Covid-19

Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat tajam hingga Kamis (2/4/2020) malam.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved