Ustadz Abdul Somad Jelaskan Keutamaan dan Khasiat Membaca Surat Al Kahfi Hari Jumat

Di dalam Al-Qur'an terdapat surat Al Kahfi yang terletak di bagian akhir juz 15 dan di awal juz 16. Surat Al Kahfi termasuk suarat Makiyyah yaitu

Saling Sapa TV
Ustaz Abdul Somad 

BANGKAPOS.COM - Di dalam Al-Qur'an terdapat surat Al Kahfi yang terletak di bagian akhir juz 15 dan di awal juz 16. Surat Al Kahfi termasuk suarat Makiyyah yaitu surat yang diturunkan di Kota Makkah.

Surat Al Kahfi ini berjumlah 110 ayat dan menempati urutan ke 18 dari 114 surat yang ada dalam Al Qur'an.

Surat Al Kahfi adalah salah satu surat yang memiliki banyak keutamaan dan manfaat jika dibaca dan diamalkan dengan benar oleh umat Islam. Surat ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca umat Muslim pada hari Jum’at atau malam Jum’at. Sebenarnya tak harus hari Jum’at saja, namun sangat dianjurkan pada hari tersebut. Karena hari Jum’at adalah hari yang baik bagi umat Islam di seluruh dunia.

Surah Al Kahfi Full 110 Ayat Lengkap Dengan Terjemahannya, Dianjurkan Dibaca Pada Hari Jumat

Salah satu amal ibadah khusus yang diistimewakan pelakasanaannya pada hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi. Berikut ini kami sebutkan beberapa dalil shahih yang menyebutkan perintah tersebut dan keutamaannya.

Dalam ceramahnya yang diambil dari www.youtube.com pada canel Tabayyun TV ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa keutamaan membaca surat Al Kahfi sebagaimana dalam dalil :

مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ أَضَآءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ

Artinya : "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)

Di antara dua Jumat yang dimaksud adalah antara hari Jumat ini ke Jumat muka terang benderang dia, kenapa saya bisa menengok atap tiyang, dinding, orang, ibu, bapak, anak, ustaz.

Kenapa bisa saya tengok (bisa melihatnya) bukan karena mata. Kalau ada orang mengatakan dia bisa melihat karena mata.

Matikan semua lampu ketika jam 12 malam, masuk ke ruangan buka matanya lebar-lebar, apakah bisa melihat.
Kita melihat bukan karena mata, kita melihat karena cahaya," tegas ustaz Abdul Somad.

Jika tidak ada cahaya maka akan hilang penglihatan semuanya.
Naudzubillah, andai tak terbit matahari besok tenggelam alam semesta.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved