Breaking News:

WIKI BANGKA

Pantai Tikus Bangka, Potensi Alami Begitu Memukau yang Tak Dimiliki Daerah Lain

Keberadaan bebatuan tepi pantai seperti ini, belum tentu dimiliki oleh destinasi wisata di propinsi lain di Indonesia.

(bangkapos.com/ferylaskari)
Tampak Pantai Tikus Sungailiat Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Panorama seperti ini yang mungkin tak dimiliki oleh daerah lain.

Bukit batu granit menjulang tinggi, terbelah jalan raya beraspal di lintas timur Sungailiat Bangka.

Setiap para pengemudi yang melintas dipastikan akan mengarahkan pandangannya ke bawah bukit terjal, sisi jalan.

Karena di situlah panorama pantai pasir putih terbentang.

Suasana, Minggu (12/4/2020) pagi, tampak lengang. Jalan raya terlihat lebih sepi dibanding sebelumnya.

Begitu pula pengunjung wisata, hanya terhitung jari.

Namun berbeda dibanding hari lain, tampak para pemancing ikan cukup ramai di kejauhan.

Persis di atas hamparan batu yang menjorok ke tengah laut.

Pantai Tikus Emas Sungailiat
Pantai Tikus Emas Sungailiat (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Para pemancing ikan, datang dari berbagai daerah, mengunakan sepeda motor, dan beberapa di antaranga mobil.

Mereka mengadu nasib menebar kail, berharap strike si penghuni dasar lautan.

Suasana memancing pagi itu, memang terbilang aduhai.

Air laut tampak tenang bak danau raksasa.

Tampak langit sesekali diselimuti awan kelam, mungkin pertanda hari segera hujan.

Namun para pemancing tak bergeming. Begitu pula para penjaring ikan memilih tetap bertahan.

Panorama alam di tempat ini sungguh memukau. Sejauh mata memandang luas laut tampak tenang.

Tak ada perahu nelayan yang dikabarkan hilang atau terombang-ambing badai.

Suasana laut ketika itu begitu syahdu, seolah  memperdengarkan riaknya yang merdu.

Sungguh anugerah Sang Pencipta.

"Luar biasa pantai ini, potensinya indah dan cantik. Pantainya bersih dan saya yakin potensi baharinya juga baik untuk masyarakat sekitar," kata Koko Udai (37), Pengunjung Pantai Tikus Sungailiat Bangka ditemui Bangka Pos, Minggu (12/4/2020) pagi.

Peserta touring Yamaha Mio M3 125 foto bersama setibanya di Puri Tri Agung Pantai Tikus Bangka.
Peserta touring Yamaha Mio M3 125 foto bersama setibanya di Puri Tri Agung Pantai Tikus Bangka. (Bangkapos.com/Agusnuryadhyn)

Apalagi menurutnya, batu granit tepi pantai, tersusun rapi.

Keberadaan bebatuan tepi pantai seperti ini, belum tentu dimiliki oleh destinasi wisata di propinsi lain di Indonesia.

"Batu granit tepi pantai di Indonesia, hanya bisa ditemukan di Bangka Belitung karena kita adalah sabuk granit dunia. Itu sebabnya kita memiliki pantai yang indah, mempesona, menyejukan dan sangat eksotis," tambah Koko Udai.

Sementara itu kawasan Pantai Tikus tampak masih asri.

Tak ditemukan bangunan permanen atau fasilitas mewah di lokasi yang dimaksud.

Kawasan pantai ini juga banyak ditumbuhi semak belukar dan rumput menjalar di bukit batu hingga pasir tepi pantai.

Posisi pantai berada di depan atau seberang Jalan Raya, Puri Tri Agung Sungailiat Bangka.

Lokasi Pantai Tikus berdekatan dengan Pantai Tikus Emas dan Pantai Tanjung Pesona Sungailiat.

Bedanya, Pantai Tikus Emas dan Pantai Tanjung Pesona, lokasinya lebih maju karena sudah dibangun fasilitas umum bersifat permanen hingga skala hotel.

Sedangkan Pantai Tikus, tak ada fasilitas seperti itu.

Di Pantai Tikus pengunjung bisa bebas keluar masuk karena tak dipungut biaya atau retribusi saat berkunjung.

Dari bibir jalan aspal, posisi pantai ini hanya sekitar 200 meter, melewati jalan tanah kuning agak menurun atau tanjakan.

Pantai ini berada di wilayah administratif Desa Rebo Kecamatan Sungailiat atau sekitar 12 Km dari kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Bangka.

Kepala Desa (Kades) Rebo Sungailiat Bangka, Fendi kepada Bangka Pos, Minggu (12/4/2020) mengakui, pantai tersebut secara administratif menjadi bagian desa yang ia pimpin.

Dipastikan kawasan Pantai Desa Rebo dimulai dari pantai depan Puri Tri Agung hingga Pantai Tanjungratu.

Kawasan ini memang memukau sehingga diusulkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK).

Pantai Tikus, lokasi depan Puri Tri Agung kata Fendi, keindahannya tak perlu diragukan ragi.

Kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri, terlebih atas keberadaan Puri Tri Agung yang juga banyak dikunjungi.

"Hanya saja di pantai ini, kalau untuk berenang kurang bagus karena airnya dalam. Cocoknya untuk menikmati keindaan pasir dan batunya (granit) yang indah," tambah Fendi.

Dia menyebutkan, jika ingin berenang di pantai ini harus dilengkapi peralatan renang atau alat keselamatan guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved