Minggu, 19 April 2026

Bukan Rossi, Tiga Pembalap Ini Jadi Juara Meski Start Paling Belakang

Nama Valentino Rossi boleh menterang di dunia balapan roda dua. Namun untuk rekor yang satu ini, The Doctor belum pernah melakukannya.

twitter.com/MotoGP
Momen saat Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez (kanan) berselebrasi di atas podium MotoGP Argentina 2019. 

BANGKAPOS.COM -- Nama Valentino Rossi boleh menterang di dunia balapan roda dua. Namun untuk rekor yang satu ini, The Doctor belum pernah melakukannya.

Ya, dalam tiga kelas balapan Moto3, Moto2 dan dan MotoGP hanya ada tiga pembalap yang mampu memenangi balapan meski start paling belakang.

Rossi memang pernah tiga kali memulai balapan dari posisi paling buncit. Satu di antaranya di MotoGP Valencia 2015.

Rossi yang dihukum usai terlibat insiden dengan Marc Marquez di Sepang Malaysia, harus memulai balapan paling belakang.

Sempat melakukan aksi dramatis sepanjang balapan, Rossi akhirnya hanya mapu mengakhiri balapan di posis empat.

Kendati demikian, ada tiga pembalap mampu melakukan apa yang belum pernah Rossi lakukan itu yakni meraih podium satu meski start dari posisi paling belakang.

Satu di antaranya adalah rival paling berat Valentino Rossi yakni Marc Marquez.

Marc Marquez - Moto2 Valencia 2012

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat beraksi dalam tes pramusim MotoGP 2020 di Sepang, Malaysia, selama Jumat-Minggu (7-9/2/2020).
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat beraksi dalam tes pramusim MotoGP 2020 di Sepang, Malaysia, selama Jumat-Minggu (7-9/2/2020). (twitter.com/HRC_MotoGP)

Hari Minggu tanggal 11 November 2012, tepatnya dalam balapan Moto2 Valencia 2012, ada Marc Marquez yang membuat keajaiban demikian.

Marquez mendapat masalah setelah harus start dari posisi ke-33 akibat manuver agresif kepada Simone Corsi dalam sesi kualifikasi.

Start dari posisi terakhir ternyata bukan masalah bagi Marquez. Tak butuh waktu lama bagi Si Semut untuk naik ke posisi ke-11.

Pada lap ke-12, atau pertengahan lomba, Marquez sudah berada di posisi kelima.

Kans Marquez saat itu terlihat sudah mentok karena dia tertinggal 11 detik dari Julian Simon yang memimpin jalannya balapan.

Apakah keajaiban Marquez berhenti di situ? Ternyata tidak. Marquez justru semakin menggila dan mencetak waktu lap lebih cepat sedetik dari Simon.

Hasilnya, Marquez sanggup menyalip Simon untuk posisi pertama ketika balapan tersisa tiga putaran. Marquez finis terdepan, lebih cepat sedetik dari Simon.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved