Jumat, 17 April 2026

SHOLAT di Tempat Gelap Boleh atau Tidak dan Apa Hukumnya?

Apa hukum sholat di tempat gelap? Boleh atau tidak dilaksanakan beribadah dengan lampu penerangan minim

Penulis: Edy Yusmanto |
Tribun Jabar
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - 

SHOLAT adalah perintah wajib yang harus dijalankan umat muslim.

Sholat wajib lima waktu yang terdiri dari Isya, Zuhur, Ashar, Maqrib dan Subuh harus dikerjakan setiap hari.

Sholat merupakan kewajiban muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sholat pula yang akan menjadi penolong dalam segala urusan di dunia dan akhirat.

Dalam melaksanakan sholat, muslim diwajibkan untuk bersih atau rukunnya mengambil wudhu.

Nah, tapi ada yang bertanya apakah boleh sholat dikerjakan di tempat gelap atau lamou penerangan yang minim?

Bangkapos.com mengutip website yang menyediakan konten-konten islami yaitu www.konsultasiSyariah.com.

Dalam portal ini ada pertanyaan soal boleh atau tidak sholat di tempat gelap dan apa hukumnya?

Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan 

Shalat di tempat yang gelap pada dasarnya mubah, artinya tidak ada anjuran khusus untuk shalat di tempat yang gelap, tidak pula ada larangan untuk shalat di tempat gelap. Di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, shalat malam yang dikerjakan beliau dan para sahabat dilakukan di tempat dan suasana yang gelap. A’isyah radhiyallahu ‘anha menceritakan,

فَقَدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَجَعَلْتُ أَطْلُبُهُ بِيَدِي فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَى قَدَمَيْهِ وَهُمَا مَنْصُوبَتَانِ وَهُوَ سَاجِدٌ يَقُولُ: أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Suatu malam, saya kehilangan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, akupun mencarinya dengan gerayangan tanganku. Tiba-tiba aku menyentuh kedua tumit beliau dalam posisi tegak sedang sujud. Beliau membaca: A’udzu bi ridhaka min sakhatik, wa bi mu’afatika min ‘uqubatik,….dst. (HR. Malik, Muslim, Turmudzi, dan Nasai).

Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang shalat di tempat yang gelap. Apakah ada hadis shahih yang menyebutkan bahwa ini makruh? Jawaban beliau,

أنا لا أعرف هذا الحديث، وعلى من أتى به أن يتحقق منه، والصلاة في الظلام في عهد النبي صلى الله عليه وسلم كانت هي الأصل؛ لأن مساجد النبي صلى الله عليه وسلم في ذلك الوقت ليس فيها مصابيح، كما قالت عائشة – رضي الله عنها – “والبيوت يومئذ ليس فيها مصابيح..

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved