Virus Corona di Bangka Belitung
Hasil Rapid Test 12 ODP yang Dikarantina di GOR Negatif, Sudah Dipulangkan ke Rumah
12 rang Dalam Pemantauan (ODP) sudah menjalani karantina selama 14 hari di GOR Sungailiat hasil rapid test negatif
Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Dinkes Bangka terhadap 12 rang Dalam Pemantauan (ODP) sudah menjalani karantina selama 14 hari di GOR Sungailiat Jalan Pramuka (eks Tambang 26) dengan melakukan rapid test pada Sabtu (25/04/2020) malam didapatkan hasil non reaktif atau negatif.
Selain itu hasil pemeriksaan suhu tubuh juga dinyatakan normal, tidak ada yang tinggi.
Hal ini diungkapkan Jubir Pemkab Bangka soal penanganan wabah Covid-19, Boy Yandra kepada Bangkapos.com, Minggu (26/04/2020) sore.
"Hasil rapid test 12 orang ODPsemalam adalah non reaktif atau negatif, sehingga mereka bisa langsung dipulangkan semalam ke rumahnya masing-masing," kata Boy Yandra.
Ditambahkannya sebelumnya mereka juga sudah dilakukan hal yang sama saat diperiksa tanggal 17 April 2020 lalu, dimana 12 orang ODP ini hasilnya juga nonreaktif atau negatif.
Diketahui sebanyak 12 ODP ini menjalani karantina di GOR Sungailiat Jalan Pramuka (eks Tambang 26) akan dipulangkan ke rumahnya masing-masing, karena sudah menjalani masa karantina selama 14 hari.
"12 ODP yang sudah menjalani karantina selama 14 hari di GOR Sungailiat, insyaallah malam ini pukul 19.30 WIB akan diperiksa suhu tubuhnya dan di Rapid Test, apabila dari hasil Rapid Test ini ada yang positif maka yang bersangkutan akan di karantina di provinsi, kita berdoa mudah-mudahan tidak ada yang positif," jelas Boy Yandra, Sabtu (25/04/2020) sore.
Ditambahkannya, 12 ODP ini merupakan satu rombongan jamaah tabligh yang pulang dari Kalimantan, melewati Jakarta dan Palembang. Kemudian masuk ke Pulau Bangka naik kapal melalui daerah Sungsang menuju Muntok Kabupaten Bangka Barat lalu tiba di Sungailiat dan Pemali Kabupaten Bangka.
"Selanjutnya petugas BPBD Bangka akan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kamar 12 ODP dalam GOR pada malam ini sehingga ruangan ini bisa digunakan lagi untuk menempatkan ODP lainnya," kata Boy Yandra.
Satu Warga Pemali Positif Corona
MI (37), warga Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka salah satu jamaah tabligh yang mengikuti pertemuan di Gowa Sulawesi berdasarkan hasil tes swab-nya yang sudah keluar dari lab Balitbang Kemenkes RI dinyatakan positif.
"MI positif, siap betul kita baru diberi informasi Dinkes Provinsi Babel ke tim Dinkes Bangka," kata Boy Yandra, Jubir Pemkab Bangka soal penanganan wabah Covid-19, Minggu (26/04/2020) sore.
Diketahui MI (37), warga Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka salah satu jamaah tabligh yang tiba kembali ke Kabupaten Bangka, 18 Maret 2020 lalu dimasukkan dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Dalam masa isolasi mandiri hingga 1 April 2020 dinyatakan selesai dalam pemantauan oleh dinas kesehatan dan diberikan surat keterangan selesai isolasi mandiri.
"Setelah itu MI ini melakukan aktivitas seperti biasa dan tanggal 18 April 2020 ada perintah dari dokter spesialis paru-paru, dr Melviana untuk segera memeriksa kembali MI, karena ada informasi dari persatuan dokter ahli paru-paru Indonesia dari pertemuan jamaah tabligh di Gowa itu banyak yang positif Covid-19," jelas Boy Yandra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/odp-dipulangkan.jpg)