KISAH Ansar Razak Gelandang Petarung PSM Makassar di Final Liga Dunhill 1995-1996
PSM Makassar tercatat sebagai salah satu tim penyumbang gelandang terbaik. Tercatat, dalam kurun waktu tiga dekade terakhir sejumlah nama
BANGKAPOS.COM - PSM Makassar tercatat sebagai salah satu tim penyumbang gelandang terbaik.
Tercatat, dalam kurun waktu tiga dekade terakhir sejumlah nama mampu menembus Timnas Indonesia.
Di era tahun 2000 misalnya, nama Syamsul Chaeruddin menjadi salah satu gelandang asal Sulsel yang tembus di skuad merah putih.
Gelandang asal Kabupaten Gowa itu dikenal sebagai pemain enerjik dengan daya jelajah tinggi.
Ia turut membawa Laskar Pinisi di final Liga Indonesia tahun 2001.
Syamsul lantas masuk ke Timnas U-20 untuk tampil di turnamen Piala Sultan Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.
Kariernya di Timnas Indonesia terus berlanjut sampai 2009. Dg Sila sapaan akrabnya bahkan turut serta tampil di Piala Asia 2004 dan 2007.
Sebelum Syamsul, ada pula nama (alm) Ansar Razak yang merupakan gelandang PSM kelahiran Makassar, 19 Januari 1974.
Sejarah mencatatkan bahwa musim terbaiknya terjadi pada 1994-1998 silam bersama tim asal Makassar itu.
Namun sebelum itu, dia telah muncul di awal tahun 1991. Akan tetapi, PSSI menjatuhkan sanksi kepadanya.
Hal itu lantaran dituding jadi pemicu perkelahian kala PSM berhadapan Persib Bandung di final Piala Perserikatan 1991/1992.
Namanya muncul kembali saat mampu membawa PSM menembus partai puncak pada Liga Indonesia 1995-1996.
Kala itu, PSM berhadapan Mastrans Bandung Raya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tetapi PSM takluk dengan skor 0-2.
Meski begitu, Ansar tercatat sebagai salah satu pemain yang menonjol di partai tersebut.
Alhasil, dia berhasil tembus skuad merah putih yang tampil di Piala Asia 1996 di Uni Emirat Arab.
Saat itu, Bima Sakti menjadi salah satu saksi bagaimana Ansar Razak bermain di lapangan hijau di level timnas.
Ia menegaskan bahwa Ansar bermain tanpa kompromi dalam setiap pertandingan.
"Sewaktu saya masih bermain di Pelita Jaya, jika berhadapan dengan PSM, kami pasti was-was kalau bertemu Ansar," ujar Bima Sakti dilansir dari laman The Maczman, Sabtu (25/4).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sosok-gelandang-bertahan-psm-di-final-liga-dunhill-1995-1996-ini-kisah-sang-petarung-ansar-razak.jpg)