Rabu, 8 April 2026

Rapid Test Massal di Bangka Belitung

Hasil Rapid Test Massal Pedagang Pasar Sukadamai: 65 Orang Non Reaktif, 9 Alat Error

Sebanyak 65 orang di Pasar Sukadamai Toboali saat melakukan Rapid Test massal menunjukkan hasil yang non reaktif Covid-19

bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Proses pengambilan sampel darah dalam Rapid Test Massal di Pasar Sukadamai Toboali 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 65 orang di Pasar Sukadamai Toboali saat melakukan Rapid Test massal menunjukkan hasil yang non reaktif Covid-19 sementara 9 alat pendeteksi lainnya tidak berfungsi optimal.

Kepala Puskesmas Toboali, dr. Jupiter Mars Tarigan menyatakan pada pelaksanaan Rapid Test massal yang dilakukan oleh pihaknya pada Jumat, (15/5/2020) sebanyak 65 orang yang telah dirapid menunjukkan non reaktif Covid-19.

Selain itu dalam proses pelaksanaan Rapid Test massal ada sekitar 9 alat yang tidak berfungsi optimal.

"Iya ada alat yang tidak menunjukkan apa-apa alias blank, saat tim memasukan darah alat tak dapat bekerja sehingga kami anggap error dan kami ulang kembali," ujar dr. Jupiter Mars Tarigan.

Seorang pedagang di Pasar Sukadamai Toboali ketika melakukan Rapid Test Massal oleh Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan pada Jumat, (15/5/2020)
Seorang pedagang di Pasar Sukadamai Toboali ketika melakukan Rapid Test Massal oleh Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan pada Jumat, (15/5/2020) (bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Kemungkinan lainnya yang menyebabkan alat tak dapat bekerja disebutkan dr. Jupiter kemungkinan darah seseorang yang cepat sekali membeku sehingga menyebabkan alat tak dapat bekerja optimal.

"Tadi ada seseorang pedagang ikan yang bernama Tuti yang saat di rapid tak menunjukkan hasil apapun karena darahnya cepat beku, namun saat kami lakukan rapid test ulang hasilnya non reaktif," imbuhnya.

UPDATE Covid-19 di Babel, Jumat, 15 Mei - Hasil Rapid Test Reaktif di Masjid Jami dan Merawang

125 Orang Rapid Test Massal Kemarin Malam di Puskesmas Tamansari, Hasilnya Non Reaktif

Jubir Gugus Tugas Babel Ungkap Penumpang Gelap Diduga Banyak Masuk Melalui Pelabuhan Tanjungkalian

dr. Jupiter berharap agar semua masyarakat yang melakukan Rapid Test massal tak menunjukkan hasil yang reaktif dan tetap menjadikan Kabupaten Bangka Selatan menjadi wilayah yang aman dari penyebaran Covid-19.

Seorang pedagang di Pasar Sukadamai Toboali yang melakukan Rapid Test demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan
Seorang pedagang di Pasar Sukadamai Toboali yang melakukan Rapid Test demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan (bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sebelumnya diberitakan, Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan pada hari ini menggelar Rapid Test Massal kepada para pedagang yang ada di Pasar Sukadamai Toboali. Jumat, (15/5/2020).

Dari pantauan bangkapos.com di lokasi, tampak semua pedagang di Pasar Sukadamai Toboali di rapid test sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan.

Bahkan para penjaga parkiran di Pasar Sukadamai turut merasakan jarum Rapid Test.

Tampak pula beberapa petugas medis dari Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan yang membawa kotak yang berisikan perlengkapan Rapid Test.

Sementara petugas lainnya melakukan pengecekan suhu tubuh pedagang yang didampingi oleh satuan dari Polres Bangka Selatan, TNI dan tim lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan.

Usai melakukan proses Rapid Test di lapak dagangannya, Sulastri seorang pedagang sayur-sayuran berharap agar hasil Rapid Test semua pedagang di Pasar Sukadamai Toboali menunjukkan hasil yang negatif.

Bahkan Sulastri ketika di Rapid Test, hasil yang diperolehnya yaitu non-reaktif atau negatif.

Kepala Puskesmas Toboali, dr. Jupiter Mars Tarigan bersama tim menggelar pelaksanaan Rapid Test massal di Pasar Sukadamai Toboali. Jumat, (15/5/2020).

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved