Sabtu, 2 Mei 2026

Ramadan 2020

USTAZ Abdul Somad Beberkan Tata Cara, Pilihan Waktu hingga Tujuan Beritikaf

Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar

Tayang:
siakapkeli
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pada bulan Ramadan 2020 ini, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah di rumah saja karena wabah virus corona. Ibadah tersebut juga termasuk melaksanakan itikaf.

Itikaf biasanya dilaksanakan umat muslim pada 10 hari terakhir bulan ramadhan karena diyakini malam-malam tersebut akan turun Lailatul Qadar.

Melansir unggahan Instagram Ustadz Abdul Somad yang dipublikasi pada Rabu (13/5/2020), Ustadz Abdul Somad menjelaskan hukum dan tata cara beritikaf di rumah saat masa pandemi covid 19.

Tak hanya itu, beliau juga menjelaskan waktu-waktu yang bisa digunakan umat muslim untuk melaksanakan itikaf.

Pertama, Ustadz Abdul Somad memaparkan pengertian dari i'tikaf serta dalil yang mendukungnya.

"Itikaf adalah menetap di masjid dgn niat ibadah. dan dalil yang mendukungnya adalah berdasarkan hadits Riwayat Al Bukhari yang mana menyebutkan Rasulullah SAW itikaf di 10 terakhir Ramadan hingga beliau wafat," ujar UAS.

"Begitu pula istri-istri beliau tetap itikaf setelah beliau wafat," sambungnya.

Adapun tujuan  untuk beritikaf adalah :

1. Mensucikan hati

2. Merasakan pengawasan Allah

3. Fokus ibadah

4. Melepaskan diri dari keduniawian

5. Berserah diri pd Allah

Lalu berapa lama waktu yang diperlukan untuk beritikaf?

"Seminim-minif itikaf, Lama dikit dari ruku'. Sementara untuk waktu maksimalnya, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW, beliau pernah 20 hari tidak keluar masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.

* Di mana saja tempat yang bisa dilakukan untuk beritikaf?

1. Masjid jami' (ada solat jumatnya)

2. Masjid saja (musolla, surau)

3. Mushalla al-bait. Tempat sholat dlm rmh. Boleh bagi wanita menurut mazhab hanafi (sumber: alfiqh al-islamy wa adillatuhu: juz3,hal.1757).

"Nah di masa pandemi corona ini, karena darurat bisa ambil yang nomor 3," ujar UAS.

Ratusan jemaah mengikuti salat malam di mesjid raya Makassar, Rabu (8/7) dini hari. Sejumlah jemaah beritikaf atau menetap di masjid disertai dengan menyibukkan diri dengan ibadah seperti memperbanyak membaca Al-Quran, berzikir, doa dan istigfar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan mengharapkan datangnya malam Lailatul Qadar. Ilustrasi - Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar, Malam yang Mulia di Bulan Suci Ramadhan. Tribun timur/muhammad abdiwan
Ratusan jemaah mengikuti salat malam di Masjid Raya Makassar, Rabu (8/7) dini hari. Sejumlah jemaah beritikaf atau menetap di masjid disertai menyibukkan diri dengan ibadah seperti memperbanyak membaca Al-Quran, berzikir, doa dan istigfar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan mengharapkan datangnya malam Lailatul Qadar. (Tribun timur/tribun timur/muhammad abdiwan)

* 3 pilihan waktu itikaf

1. Shalat subuh. Zikir sampai matahari terbit. Shalat sunnat isyraq. Sekitar 90 mnt.

2. Shalat isya

Tarawih

Witir

Tadarus quran

Zikir

Sekitar 90 menit

3. Bangun malam

Sholat sunnat wudhu'

Sholat sunnat taubat

Sholat sunnat hajat

Sholat tahajjud

Baca quran

Zikir (Sekitar 90 menit)

* Tata Cara Beritikaf di Rumah

1. Shalat wajib dan sunnat

2. Baca quran

3. Zikir

4. Tafakkur

5. Baca buku tentang agama

Melaksanakan Itikaf harus disertai dengan niat.

Niat itu yang menjadi pembeda seseorang sedang beritikaf atau tidak, meskipun sama-sama berada di masjid.

* Berikut Niat Itikaf :

نَوَيْتُ الْإِعْتِكَافَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul i’tikaafa sunnatal lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat itikaf, sunnah karena Allah Ta’ala.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Waktu I'tikaf Yang Tepat di Saat Covid-19 Menurut Ustadz Abdul Somad, Sambut Lailatul Qadar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved