21 Tahun Menjaga Komitmen Menjadi Aspirasinya Warga Babel
Bangka Pos yang terbit perdana pada 25 Mei 1999 adalah koran yang ikut membidani lahirnya Provinsi Bangka Belitung.
BANGKA POS adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Surat kabar ini termasuk dalam grup Kompas Gramedia. Kantor pusatnya terletak di kota Pangkal Pinang. Koran ini pertama kali terbit tahun 1999.
Kalimat di atas adalah kalaimat utuh, tanpa di edit ketika kita mengetik sejarah Bangka Pos via google. Begitu kita enter, maka kita akan diarahkan menuju ke laman wikipedia dan tersajilah informasi terkait apa itu Bangka Pos.
Meski hanya singkat dan sederhana, namun empat kalimat yang disajikan Wikipedia tersebut tentu sudah cukup untuk mendeskripsikan apa dan siapa itu Bangka Pos.
Dan kita bisa pastikan, masyarakat Bangka-Belitung tentu lebih paham tentang apa dan siapa Bangka Pos dibanding Wikipedia.
Bangka Pos yang terbit perdana pada 25 Mei 1999 adalah koran yang ikut membidani lahirnya Provinsi Bangka Belitung. Terbit perdana 21 tahun lalu, Bangka Pos dengan berani nan lantang serta provokatif mengusung tagline ‘Yuk Kite Punya Provinsi.’
Tagline inilah yang rupanya menjadi kunci bagaimana Bangka Pos yang kala itu terbit hitam putih bisa seolah-olah menjadi korannya orang Babel. Apalagi, Bangka Pos memang menjadi koran pertama yang terbit di Bangka Belitung.
Tagline sederhanya namun lugas ini seperti mewakili perasaan warga Babel yang kala itu memang tengah ingin memiliki provinsi sendiri. Kala itu, Bangka Belitung adalah bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.
Sejak saat itulah, Bangka Pos seperti menjadi wadah bagi aspirasinya warga Babel. Hadir setiap pagi sejak 21 tahun lalu Bangka Pos adalah potret, geliat, semangat, sekaligus keluh kesahnya orang Bangka Belitung.
Bangka Pos juga menjadi represtasi, keceriaan, sekaligus cita-citanya orang Bangka Belitung. Bangka Pos adalah panggung sekaligus suaranya Bangka Belitung.
Dan seiring berjalannya waktu, tagline ‘Yuk Kite Punya Provinsi‘kemudian disesuaikan dengan situasi emosional masyarakat Babel. Hingga kini, Bangka Pos bermetamorfosis dengan mengusung tagline ‘Spirit Baru Serumpun Sebalai.’
Dua tahun berselang, Bangka Pos melahirkan Pos Belitung yang juga merupakan koran pertama di Belitung. Sama dengan Bangka Pos, Pos Belitung adalah representasi dari masyarakat Belitung.
Pos Belitung yang hadir 19 tahun lalu mampu menjadi aspirasi, keluh kesah sekaligus cita-cita dan harapan masyarakat Belitung.
Melengkapi Bangka Pos dan Pos Belitung, pada 6 Maret 2013, keluarga Bangka Pos bertambah satu lagi dengan lahirnya Koran BN.
Mengincar segmentasi khusus, Koran BN lebih banyak menyajikan berita-berita kriminal, olahraga dan selebritis.
Sementara, selain tiga koran cetak milik masyarakat Bangka Belitung ini, keluarga Bangka Pos Grup juga memiliki dua portal online, yaitu bangkapos.com dan posbelitung.co.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ibnu-taufik-jr.jpg)