Berita Pangkalpinang

Ini Prakiraan Pasang Surut Air Laut untuk Juni 2020, Rata-rata Pasang Maskimal Saat Dini Hari

Berdasarkan data pasang surut air laut Boost (Babel Ocean Observation Science and Technologies) Center untuk Juni 2020 pada 7 stasiun meliput sbb:

bangkapos/agus nuryadhyn
Ilustrasi- Air laut pasang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Koordinator BOOST Centre sekaligus Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulaun Bangka Belitung Kemal Taj membeberkan kondisi pasang surut air laut per Juni 2020 kepada bangkapos.com, Minggu (5/4/2020).

"Tergantung lokasi dan data hariannya. Ada yang pasang maksimumnya pagi ada yang tengah malam atau siang. Tergantung Pola Pasutnya. Cuma bulan ini rata-rata pasang maksimal terjadi pada dini hari (tengah malam) dan surut pada siang hari," ujar Kemal saat dihubungi bangkapos.com, Senin (1/6/2020).

Berdasarkan data pasang surut air laut Boost (Babel Ocean Observation Science and Technologies) Center Per Juni 2020 pada 7 stasiun meliputi:

1. Stasiun Peltim (Muntok Bangka Barat pasang surut mencapai 1,0-1,50 meter akan terjadi pada kisaran tanggal 10-15 Juni 2020, dilanjutkan 25 - 28 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,70 m.

2. Stasiun Sadai (Taboali Bangka Selatan) pasang surut mencapai 1,80 - 2 meter akan terjadi pada tanggal 8 -13 Juni 2020, dilanjutkan tanggal 23 -27 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,29 m.

3. Stasiun Tanjung Gudang (Belinyu, Bangka) pasang surut tertinggi mencapai 1,2 -1,5 meter akan terjadi pada tanggal 10 - 15 Juni 2020, dilanjutkan tanggal 25 - 28 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,62 m.

4. Stasiun Tanjung Pesona (Sungailiat, Bangka) pasang surut tertinggi mencapai 2 meter akan terjadi pada tanggal 1 Juni 2020, dilanjutkan tanggal 11-15 Juni 2020 dan tanggal 26-28 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,43 m.

5. Stasiun Salendang Permai (Kelapa Kampit, Belitung Timur) pasang surut mencapai 1,7 - 2 meter akan terjadi pada tanggal 5-11 Juni 2020, dilanjutkan tanggal 19 -25 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,25 m.

6. Stasiun Tanjung Tinggi (Tanjung Pandan, Belitung) pasang surut mencapai 1,4 - 1,5 meter akan terjadi pada tanggal 11- 14 Juni 2020, dilanjutkan terjadi pada tanggal 26-27 Juni 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,75 m.

7. Stasiun Teluk Gembira (Membalong, Belitung) pasang surut sepanjang bulan Juni 2020 mencapai kisaran 1,8 - 2,33 meter. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL= 1,70 m.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved