Senin, 13 April 2026

Berita Pangkalpinang

Depati Gandhi Tanggapi Masuknya McD ke Pangkalpinang

Menurut Gandhi, banyak potensi lain yang belum terkendali dan terawasi dengan rigid, seperti persoalan tenaga kerjanya sebagian besar belum tegas...

Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com / Ira Kurniati
Anggota DPRD Pangkalpinang, Depati Muhammad Amir Gandhi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota DPRD Pangkalpinang, Depati Muhammad Amir Gandhi menanggapi hadirnya investasi Mcdonald's di Pangkalpinang.

Menurutnya, sebagai daerah yang berkembang, Pangkalpinang memang harus terbuka terhadap investasi.

Menurut Gandhi, ekspansi McD tentu membawa angin segar terhadap iklim investasi yang pada daerah lain cenderung lesu.

"Kita kira pada posisi saat ini kita harus welcome ya. Tentu syarat-syarat investasi terkait kontrak dan kelanjutan usaha mikro dan menengah wajib dicermati betul," tutur politikus PPP kepada bangkapos.com, Kamis (18/6/2020).

Dia menilai, selama ini Pemkot Pangkalpinang dalam hal investasi sudah bagus dalam proses mendatangkan atau didatangi investor.

Hanya belum cermat membidik urusan ikutan pada sisi kontrak.

Menurut Gandhi, banyak potensi lain yang belum terkendali dan terawasi dengan rigid, seperti persoalan tenaga kerjanya sebagian besar belum tegas mewajibkan investor menggunakan anak-anak muda asli Pangkalpinang.

"Kemudian persoalan parkir dan bisnis keamanan. Kita sebaiknya investasi apapun yang datang harus menggunakan SDM lokal di sekitar lokasi. Ketidakcermatan ini nantinya bakal menimbulkan konflik vertikal diakar rumput. Prinsipnya adalah kesejahtraan dan keadilan daerah. Nah, disini poin keberpihakan pemerintah selaku pengampuh kebijakan dibutuhkan masyarakat," jelasnya.

Gandhi menambahkan, pemkot pun belum maksimal dalam intervensi bahan-bahan produksi dengan mengarus utamakan produk lokal. Menurut dia, apa yang terjadi pada investasi besar sebelum-sebelumnya hanya sebatas simbol dan esensi, belum ke substansi.

Dia berharap, kehadiran investor ini juga membawa pengaruh pada porsi tenaga kerja lokal terserap 80 hingga 90 persen.

"Kalau soal jumlah tenaga kerja, kita sih maunya sebanyak-banyaknya. Tapi kan perusahaan punya hitungan sendiri, tidak muluk-muluk lah maunya 80-90 persen itu karena bagaimanapun kita mengerti harus ada tenaga ahli yg memang didatangkan dari luar," tukasnya.

Muda mudi Antusias 

Bakal hadirnya McDonald's di Pangkalpinang membuat sejumlah muda-mudi antusias menyambut gerai makanan cepat saji tersebut.

Satu di antaranya, yakni Mutiara Febiani.

Perempuan berusia 24 tahun itu mengaku senang dan tidak sabar untuk melihat McD ada di tengah Kota Pangkalpinang, layaknya kota-kota besar lainnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved