Selasa, 2 Juni 2026

Pedang Damaskus, Pedang Legendaris dan Paling Tajam Milik Salahuddin Al-Ayyubi

Pedang Damaskus menjadi terkenal ketika digunakan oleh Salahuddin Al-Ayyubi, seorang pemimpin Muslim

Tayang:
Editor: fitriadi
arabamerica.com
Pedang Damaskus milik Salahuddin Al-Ayyubi, pedang legendaris dan tertajam paling kuat di dunia. 

BANGKAPOS.COM - Dalam sejarah Islam, ada sejumlah pedang warisan peninggalan para pemimpin muslim.

Sebagian pedang itu masih tersimpan rapi di museum.

Satu di antaranya adalah Pedang Damaskus.

Selain pedang Zulfikar milik Ali bin Abi Thalib, pedang favorit Salahuddin Al-Ayyubi adalah warisan peninggalan penting umat Islam.

Jika mendengar kata pedang, kita akan segera menyebut pedang besar Excalibur dari Arthur atau katana dari Jepang sebagai yang paling unggul atau terkuat.

Tidak mengherankan, karena gelombang film Hollywood atau serial TV yang sering kita tonton selalu menampilkan pedang-pedang terkenal.

Namun, menurut sebuah penelitian yang dipelopori oleh Peter Paufler dan rekan-rekannya dari sebuah universitas Jerman, terungkap bahwa katana atau pedang besar bukanlah yang paling kuat.

Berdasarkan ilmu metalurgi yang diteliti secara mendalam, mereka menyimpulkan bahwa pedang yang paling kuat dengan ketajaman yang menakjubkan adalah pedang Damaskus.

Pedang Damaskus menjadi terkenal ketika digunakan oleh Salahuddin Al-Ayyubi, seorang pemimpin Muslim, dengan pasukannya dalam menghadapi serangan tentara Richard the Lion Heart selama Perang Salib Ketiga.

Bahkan, helm dan baju besi baju besi Salahuddin menggunakan baja yang sama seperti yang digunakan untuk membuat pedangnya.

Mengungkapkan kehebatan pedang Damaskus.

Dikatakan bahwa sapu tangan sutra yang mengapung di udara dapat terbelah ringan oleh pedang ini.

Bahkan, benda keras dan padat seperti batu dapat dibelah dua tanpa membuat pedang menjadi tumpul setelahnya.

Tidak hanya ketajamannya yang tak tertandingi, pedang ini juga memiliki keajaiban dalam hal fleksibilitas.

Ia sangat ringan dan sangat kuat sekaligus.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved