Minggu, 3 Mei 2026

Demo di Pabrik Sawit PT GPL

Ratusan Petani dan Pedagang TBS Demo di Pabrik Sawit PT GPL

Massa sebagian besar berasal dari kalangan petani dan kolektor atau pedagang pengumpul buah (TBS) kelapa sawit.

Tayang:
Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Fery Laskari
Suasana demo di areal pabrik PT GPL di Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka, Rabu (24/6/2020) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ratusan orang demo di Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Massa sebagian besar berasal dari kalangan petani dan kolektor atau pedagang pengumpul buah (TBS) kelapa sawit.

Mereka demo di sekitar areal Kantor Pabrik Pengolahan TBS-CPO Kelapa Sawit PT Gunung Pelawan Lestari (GPL), Rabu (24/6/2020) siang.

"Ada lima tuntutan kami. Pihak PT GPL berjanji mau melakukan pertemuan dengan warga di Balai Desa Mapur. Kalau tuntutan kami tak terpenuhi, kami bakal bikin aksi lebih besar lagi," kata Gilang Virginawan, Koordinator Aksi Demo, Rabu (24/6/2020).

Arif Budiono Group Manager PT GPL diwawancarai Bangkapos, Rabu (24/6/2020) mengakui adanya demo tersebut.

Rencananya beberapa hari ke depan, PT GPL bakal menemui Warga Desa Mapur untuk mencari solusi terbaik,

"Kita sepakat Hari Sabtu nanti kita bicarakan lagi sama warga," kata Arif Budiono.

Warga Gelar Demo di PT GPL

Konsentrasi massa terjadi di Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka. Massa sebagian besar kalangan petani dan kolektor atau pedagang buah (TBS) kelapa sawit.

Rencananya mereka bakal menggelar aksi demo di Pabrik Pengolahan CPO Kelapa Sawit PT Gunung Pelawan Lestari (GPL), siang ini, Rabu (24/6/2020).

"Kami sudah berkumpul, kami bakal demo ke pabrik GPL. Kami protes karena perusahaan itu banyak mem-PHK warga lokal. Kami juga protes karena buah atau TBS sawit petani lokal yang kami jual ke pabrik banyak ditolak," kata Faizal, Warga Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka, Rabu (24/6/2020).

Kepala Dusun (Kadus) Tuing Desa Mapur, Kurniawan saat  dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (24/6/2020)mengakui adanya konsentrasi massa tersebut di antaranya berasal dari Dusun Tuing. Namun Kadus tak dapat memberikan penjelasan lebih jauh soal aksi demo yang dimaksud.

"Benar pak, infonya bakal ada aksi damai dari Gapoktan dan Karang Taruna. Info yang saya dapat masalah penerimaan karyawan, CSR, bongkar angkut muatan. Yang jelas saya selaku Kadus atau perangkat desa, tidak boleh mengkordinir kegiatan aksi damai demo," kata Kurniawan.

Supri Askep/Humas PT GPL ketika  dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (24/6/2020 sekitar pukul 08.37 WIB melalui pesan WA, namun hingga berita ini diturunkan dia belum memberikan jawaban.

Sedangkan Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan didampingi Kabag Ops AKP Teguh Setiawan dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (25/6/2020) pagi mengaku sudah menerima laporan. "Kapolsek dan KBO Sabhara sudah di TKP," kata Widi. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved